Iannone memacu Ducati tunggangaannya dengan kecepatan tinggi saat berniat menyalip posisi Lorenzo yang saat itu berada di posisi lima pada lap ke-16.
Namun naas, pembalap Ducati itu tidak bisa mengendalikan tunggangannya dengan baik sehingga bagian depan motornya menabrak ban belakang Lorenzo.
Benturan keras tersebut membuat kedua terpental dari atas motornya masing-masing dan mencium aspal lintasan hingga tidak bisa melanjutkan balapan.
Seperti dilansir GPone, Iannone kemudian dinyatakan bersalah dan mendapat hukuman harus memulai start dari urutan paling buncit pada seri MotoGP berikutnya di sirkuit Assen, Belanda.
Iannone sendiri telah menerima keputusan dengan terbuka, namun pembalap asal Italia itu tidak ingin terlalu disalahkan atas insiden ini.

Iannone berusaha untuk mengklarifikasi insiden kepada Jorge Lorenzo.
"Saya bisa menerima keputusan Race Direction ini tapi saya tak ingin terlalu disalahkan. Tidak mudah untuk memprediksi apa yang akan dilakukan pembalap di depan Anda," kata Iannone seperti dilansir GPOne.
Hukuman ini bukanlah yang pertama diterima Iannone pada MotoGP musim 2016. Sebelumnya pembalap 26 tahun itu menerima hukuman turun tiga posisi dan mendapat pengurangan satu poin di MotoGP Amerika Serikat.
Hukuman itu didapatnya usai menabrak rekan setimnya Andrea Dovizioso pada MotoGP Argentina di Sirkuti Termas de Rio Hondo Argentina.