MotoGP

Lorenzo Nilai Sistem Penalti MotoGP Terlalu Lembek

Kamis, 9 Juni 2016 18:30 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
 Copyright:

Seperti diketahui, Jorge Lorenzo mengalami insiden dengan pembalap Ducati, Andrea Iannone di MotoGP Catalunya, akhir pekan lalu. Iannone terbukti menabrak Lorenzo pada lap ke-16.

Akibatnya, kedua pembalap tersebut gagal finis di ajang MotoGP Catalunya. Inside tersebut juga membuat Iannone harus mendapat hukuman start dari posisi paling belakang di MotoGP Belanda, Sirkuit Assen, akhir pekan nanti.

Menanggapi hukuman yang diperoleh Iannone, Lorenzo merasa keberatan. Menurut Lorenzo, seharusnya pembalap berumur 26 tahun mendapat hukuman tidak boleh turun di MotoGP Belanda.


Saat Andrea Iannone menabrak Jorge Lorenzo di MotoGP Catalunya.

"Kita para pembalap berada dalam kondisi sistem hukum yang kurang bagus. Jika tidak mempunyai hukuman yang keras, maka tidak akan ada perubahan sikap dari orang yang melanggar. Jadi, mari kita lihat bersama apakah para pembalap lainnya beropini sama dengan saya atau tidak," kata Lorenzo seperti dikutip Autosport.

Ia mencontohkan saat di awal tahun 2000-an penalti yang diberikan adalah larangan tampil di satu balapan. Itu pernah dialaminya dan John Hopkins.

"Hopkins membuat kesalahan di Motegi dan dia dihukum satu balapan pada tahun 2003. Kemudian, saya pernah mengalaminya ketika membuat kesalahan di tahun 2005. Lalu, saya dihukum satu balapan," ujar Lorenzo.