Keberhasilan Marc Marquez menjadi yang tercepat di MotoGP seri Jerman beberapa hari yang lalu sempat diwanai isu tidak sedap.
Pasalnya, pembalap kelahiran 1993 itu dituduh melakukan kecurangan saat melakukan pertukaran motor. Dalam sebuah video, seorang mekanik terlihat memegang kopling dan motor dikatakan sudah masuk gigi satu.

Marquez dituduh melakukan kecurangan saat melakukan pergantian motor di MotoGP Jerman.
Isu itu pun menarik perhatian dari komunitas Marquez di tanah air, Marquesistas. Ketua umum Marquesistas, Shanti Purnama Halim, menilai pembalap idolanya itu tidak melakukan kecurangan.
"Kalo dari kami sih tidak menilai Marquez melakukan kecurangan. Soalnya ketika pindah motor itu, mekanik Honda memang menahan kopling, namun kondisi motor masih dalam keadaan normal, belum gigi satu," tuturnya saat dihubungi INDOSPORT.
Ia pun menguatkan pendapatnya dengan keputusan race direction MotoGP yang membenarkan bahwa keadaan motor Marquez belum masuk gigi satu saat pergantian motor.

Marquesistas menyebut kemenangan Maruez di MotoGP Jerman murni hasil usaha, bukan kecurangan.
"Selain itu, baru saja race direction MotoGP mengumumkan bahwa Marquez tidak melakukan seperti yang dituduh sebelumnya. Jadi kemenangan di seri Jerman itu murni usahanya sendiri, bukan karena curang," tutupnya.
Hasil motoGP Jerman sendiri membuat Marquez masih kokoh di pucak klasemen dengan total perolehan 170 poin.