Sebelum Grand Prix (GP) F1 musim 2016 ini digelar, bukan tidak mungkin, jika Rio Haryanto yang tampil bersama tim Manor Racing tampil dengan beban.
Hal itu dikarenakan kurangnya dana yang ia miliki, serta penampilannya yang juga tak kunjung membaik dalam beberapa seri balap yang terakhir. Situasi ini pun membuatnya terancam harus mengakhiri musim ini lebih cepat, sehingga Menpora Imam Nahrawi langsung meminta maaf.
“Pemerintah sudah berusaha maksimal dan meminta bantuan kepada berbagai pihak, namun hasilnya kurang memuaskan. Semua sudah kita lalui, akhirnya pemerintah hari ini menyampaikan permohonan maaf belum bisa membantu lebih banyak lagi bagi Rio,” imbuhnya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, kawasan Gubernur Suryo, Surabaya.

Imam Nahrawi, Menpora.
“Sangat besar dana yang dikeluarkan untuk membayar kekurangan. Sangat disayangkan pebalap sekelas Rio Haryanto yang berjuang membela nama Indonesia di pentas dunia harus bernasib seperti ini," tambahnya.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Cak Imam ini menolak baik dirinya maupun timnya lepas tangan untuk mencari sponsor bagi Rio, juga termasuk di dalamnya seperti pengajuan anggaran Negara yang tidak disetujui dari DPR.
“Kita tidak pernah mengatakan lepas tangan dan saya kira teman-teman tahu, bagaimana usaha kami. Kalau bicara anggaran itu harus bisa dipertanggungjawabkan, betul-betul bisa memberikan keseimbangan," sambungnya.

Rio Haryanto, pembalap F1 asal Indonesia.
Imam Nahrawi juga belum dapat memastikan, apakah karier Rio di arena balap F1 juga harus berakhir di GP Hungaria pada akhir pekan ini.
"Saya tidak mengatakan terakhir, karena yang bisa memastikan Rio bertanding lagi untuk racing adalah pihak Manor. Jadi, kami sudah pasrahkan ke Manor terhadap kelangsungan balapan Rio," tutupnya.
Ya, pembalap berusia 23 tahun ini berada diambang pintu keluar F1 setelah GP Hungaria, di sirkuit Hungaroring, Budapest, pada Minggu, 24 Juli besok.

Rio Haryanto, saat berada di arena balap F1.
Hal ini dikarenakan kurangnya dana dengan kesepatakan tim Manor Racing sebagai biaya balapan dalam satu musim penuh.
Perlu diketahui, untuk tampil di ajang F1 musim 2016 ini, Rio Haryanto diikat kontrak dengan Manor Racing senilai 15 juta euro atau lebih dari Rp216 miliar.
Namun, pembalap asal Solo itu baru dapat membayar separuhnya senilai 7,5 juta euro atau setara dengan Rp108 miliar.