Hasil balap MotoGP 2016 sejauh ini memang kurang begitu menggembirakan bagi Ducati. Dua pembalap andalan Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone hingga seri balapan kesembilan hanya mampu bertengger di delapan dan sembilan klasemen sementara.
Namun demikian, Bos Ducati, Paulo Ciabatti menolak untuk mengatakan jika hasil jeblok yang diperoleh oleh dua jagoannya itu merupakan cerminan dari performa motor pabrikannya.
"Kami memang memiliki sejumlah kekurangan pada sisi grip seperti yang terjadi di dua balapan Spanyol. Namun sisanya semua bekerja dengan sangat baik," ujar Ciabatti kepada Motorsport.

Bos Ducati menilai jebloknya performa Iannone dan Dovizioso bukan cerminan mesin Ducati.
Selanjutnya, Ciabatti juga merasa sangat percaya diri jika Jorge Lorenzo yang akan menjadi pembalap andalan Ducati musim depan akan bisa tampil kompetitif musim 2017 mendatang.
"Jorge adalah pembalap yang sangat cerdas. Dia telah melihat potensi motor pabrikan kami," timpal Ciabatti.
"Kami yakin Jorge sadar dengan daya saing motor kami sehingga ia tidak perlu khawatir soal itu karena kami juga akan berusaha meningkatkan performa mesin untuk 2017 nanti," imbuhnya lagi.
Selain faktor Lorenzo, Ciabatti juga merasa kehadiran mantan juara dunia, Casey Stoner yang akan membantu timnya dalam segi pembenahan mesin motor.
"Apalagi kita diperkuat dengan adanya Casey Stoner yang paham betul tentang kondisi motor dan siap membantu kami untuk mendapatkan performa lebih baik," tukasnya.