Michelin menjadi pemasok ban tunggal menggantikan ban Bridgestone. Selain itu, motor pabrikan asal Jepang itu juga terpaksa menggantikan perangkat lunak ECU dengan unit Magneti Marelli, tapi ban masih menjadi masalah utama Rossi.
%20DNF%203.jpg?w=460&h=259)
Valentino Rossi terjatuh gara-gara buruknya performa ban.
"Kami melakukan ujicoba sebanyak tiga atau empat kali dengan ban Michelin tahun lalu dan ini membuat kami sangat khawatir. Sebab, kami sangat lambat sering terjatuh dan kami tidak ada feel dengan ban bagian depan,” kata Rossi.
"Yamaha bekerja untuk mengembangkan motor baru yang sangat berbeda dengan setahun sebelumnya bersama Bridgestone. Yamaha melakukan perubahan di bagian distribusi berat dan tangki dekat ban belakang," sambungnya.

Meski demikian, pembalap Yamaha tersebut sangat senang karena performa ban Michelin sudah mulai membaik. "Namun sejauh ini performa ban Michelin meningkat, khususnya di bagian depan dan belakang," ujar The Doctor.
"Kami memutuskan untuk menggunakan set-up yang mirip dengan saat menggunakan ban Bridgestone dan itu bagus," lanjutnya, sebagaimana diberitakan Autosport.