The Doctor sebenarnya sangat kompetitif pada musim lalu. Sayang, tiga kali tidak mendapatkan poin membuat pembalap asal Yamaha itu tertinggal 59 poin dari pemuncak klasemen, Marquez dan 11 dari rekan setim Jorge Lorenzo.
“Ini merupakan break yang cukup panjang. Saya jelas istirahat cukup lama. Saya pergi liburan, tapi saya tetap berlatih. Namun, sekarang saya sudah tidak sabar untuk kembali ke lintasan dan melakukan yang terbaik di paruh musim kedua ini,” kata Rossi.

Marc Marquez dan Valentino Rossi dalam jumpa pers menjelang balapan.
“Kami sudah menjalani beberapa balapan yang sangat bagus. Beberapa di antara mereka bisa lebih baik, tapi kami sudah membuktikan bahwa kami memiliki motor yang sangat cepat,” sambung pembalap asal Italia itu.
Dalam tes bulan kemarin, Rossi merupakan salah satu pembalap yang cukup cepat dengan finish di peringkat kelima. The Doctor tidak mampu bersaing dengan pembalap Ducati, Andrea Iannone yang menjadi tercepat dalam tes itu.

Valentino Rossi dalam sebuah jumpa pers menjelang balapan.
“Balapan selalu berbeda dengan tes. Namun di atas kertas, sekarang dua pembalap Ducati lebih cepat dari kami,” kata pembalap Yamaha tersebut, sebagaimana diberitakan Crash.
“Kami tahu ini juga akan sangat sulit bagi para pembalap Ducati. Namun, sangat menarik untuk memahami potensi pembalap pabrikan Honda. Apakah sama seperti kami, lebih baik atau buruk,” lanjutnya.