Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi mengungkapkan kekecewaannya setelah balapan MotoGP Aragon, Minggu (25/09/16).
"Saya tidak memikirkan soal gelar juara," kata Rossi. Dia mengatakan bahwa dirinya dan tim hanya akan fokus untuk menyelesaikan balapan yang tersisa, terutama pada sirkuit di luar Eropa.
"Saya dan tim lebih memilih fokus pada balapan yang tersisa, terutama sirkuit di luar negeri. Saya sangat suka dengan sirkuit-sirkuit di luar Eropa," ungkap Rossi.
Terkait dengan balapan kali ini, Rossi mengaku menikmati duel-duel yang sempat terjadi di lintasan. Baginya, awal balapan merupakan pertarungan yang luar biasa. "Saya menikmatinya," kata Rossi.
Dia juga mengakui bahwa dirinya berharap kemalangan menimpa Marc Marquez. "Ketika saya melihat Marquez mengalami sedikit goncangan di T7 saya berharap ban depannya bermasalah," ungkap Rossi.
Di lap-lap terakhir, Rossi juga harus rela kehilangan posisi dari Jorge Lorenzo. Ketika tertinggal, dia masih mencoba dengan maksimal untuk bisa mengejar ketinggalan, tapi tak mampu menggeber motornya. "Meski, saya sudah mencoba dengan maksimal, Jorge Lorenzo membalap lebih baik dan dia berhasil mempertahankan posisinya."
Rossi bahkan melakukan kesalahan pada T11 seraya melaju keluar lintasan. "Saya melakukan kesalahan karena kecepatan terlalu tinggi dan saya telat menginjak rem. Saya memutuskan untuk melaju keluar lintasan agar tidak tidak menyentuh Lorenzo. Kalau saya tak lakukan itu, bisa-bisa sebuah kecelakaan fatal terjadi," tutup Rossi.