Sebagai pembalap anyar dan berasal dari negara yang tak terlalu mengenal Formula 1, wajar jika Rio Haryanto kerap diremehkan. Rekan setimnya di Manor Racing, Pascal Wehrlein, juga menyebut Rio kerap diremehkan meski penampilannya meyakinkan.
Karenanya mau tak mau Rio Haryanto harus melalui jalan terjal dengan menjadi pay driver, untuk membuka mata dunia akan potensi yang dimilikinya.

Saat ini, manajemen Rio tengah berupaya mendapatkan sponsor untuk memuluskan Rio kembali ke lintasan. Jika sudah mengantongi dana, Sauber bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk menjadi tim Rio di musim Formula 1 2017 mendatang.
Tim asal Swiss ini juga membuka peluang pada Rio untuk bergabung dengan mereka, seperti diungkap salah satu pemilikinya, Monisha Kaltenborn. Menurutnya, Sauber siap menerima pembalap yang memiliki dukungan finansial alias pay driver.

"Pay driver dapat membantu kami agar lebih cepat mencapai target yang ditetapkan dan membantu mewujudkan rencana besar lainnya yang kami punya," kata Monisha Kaltenborn.
Perempuan keturunan India itu juga mengatakan, timnya memiliki rencana pengembangan mobil untuk menjadi lebih cepat musim depan. Sementara musim ini tim Formula 1 Sauber berada di urutan buncit dan menjadi satu-satunya tim yang belum mendapat poin hingga seri ke-15 balapan di Singapura lalu.
"Saya yakin mobil kami akan lebih bagus tahun depan," kata Monisha.