INDOSPORT.COM - Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, tidak mencari kambing hitam atas insiden yang merugikannya pada balapan di Spanyol. Pembalap tim Ducati Lenovo itu secara terbuka mengakui bahwa kecelakaan yang membuatnya gagal finis di Sirkuit Jerez sepenuhnya akibat kesalahannya sendiri.
Marquez datang ke balapan utama hari Minggu dengan modal kuat. Ia memulai dari pole position dan sempat membidik hasil sempurna di kandang sendiri, setelah sebelumnya meraih kemenangan tak terduga pada sprint race dalam kondisi lintasan yang berubah-ubah (flag-to-flag).
Balapan sempat berjalan menjanjikan. Marquez memimpin sejak lap pertama, namun posisinya direbut oleh sang adik, Alex Marquez, pada lap kedua dari total 25 lap, tepatnya di Tikungan 6. Tak lama berselang, Marquez mengalami kecelakaan di Tikungan 11 yang langsung mengakhiri balapannya.
Beruntung, juara dunia bertahan itu tidak mengalami cedera serius dan mampu berjalan menjauh dari lokasi insiden. Namun konsekuensinya cukup besar, ia gagal meraih poin dan kini tertinggal 44 angka dari pemuncak klasemen sementara yang dipegang oleh Marco Bezzecchi.
Usai balapan, Marquez tidak ragu menyebut bahwa kesalahan tersebut murni berasal dari dirinya sendiri. “Secara fisik saya baik-baik saja,” ujar Marquez dikutip dari Crash.
Ia juga mengakui bahwa target realistisnya sebenarnya bukan kemenangan, melainkan finis di posisi tiga atau empat besar.
“Balapan kami memang berakhir lebih cepat, tapi sejak Kamis sampai hari ini kami tetap menikmati akhir pekan di Jerez,” katanya.
Marquez melanjutkan, kegagalan tersebut bukan karena faktor teknis atau tekanan eksternal, melainkan murni kesalahan saat mengendalikan motor di fase awal lomba.
“Tidak banyak yang bisa dikatakan, ini hanya kesalahan. Tentu saya melakukan suatu kesalahan sampai akhirnya terjatuh,” kata pembalap berusia 33 tahun itu.
Marquez juga menyinggung performa sang adik yang dinilainya sangat kompetitif sepanjang akhir pekan, terutama dalam kondisi lintasan kering.
“Di lap-lap awal saya mencoba mengontrol situasi, karena saya tahu Alex sangat cepat dalam kondisi kering akhir pekan ini,” jelasnya.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa bahkan pebalap sekaliber Marquez pun tidak luput dari kesalahan, terutama di fase krusial awal balapan.
Dengan musim yang masih panjang, peluang untuk bangkit tetap terbuka, namun margin kesalahan semakin tipis di tengah persaingan MotoGP yang kian ketat.