MotoGP

Sulit Saingi Marquez, Rossi Bakal Bersekongkol dengan Lorenzo?

Sabtu, 1 Oktober 2016 04:47 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
 Copyright:

Saat ini, Marquez memimpin klasemen sementara dengan 248 poin. Sementara Rossi berada di urutan kedua dengan 196 poin. Perolehan poin keduanya berjarak 52 poin.

Sedangkan Lorenzo menduduki peringkat ketiga, setelah menyimpan 182 poin. Perolehan poinnya berjarak 66 poin dari Marquez dan hanya berjarak 14 poin dari rekan setimnya, Rossi.

Dengan empat seri balapan yang tersisa, baik Rossi maupun Lorenzo secara matematis masih memiliki peluang untuk menyalip perolehan poin Marquez, dan menyabet gelar juara dunia musim ini.


Peluang Rossi dan Lorenzo meraih gelar juara dunia MotoGP musim ini tipis.

Apalagi, jika keduanya bersepakat melakukan manuver kerjasama untuk menjegal raihan poin Marquez di sisa seri balapan. Jika terjadi, setidaknya skenario itu bisa membuat tim Yamaha Movistar kembali memenangkan persaingan dari Repsol Honda.

Namun spekulasi tersebut tampaknya sulit terjadi. Pasalnya, meski tergabung dalam satu tim, Rossi dan Lorenzo memiliki persaingan gengsi yang rumit dan sangat mengakar.

Apalagi, jarak poin yang tidak terlalu signifikan, lebih membuka peluang bagi keduanya untuk saling bersaing dalam perebutan posisi runner up. Rossi bahkan secara tegas mengatakan bahwa saat ini, baginya, menjadi runner up lebih terhormat ketimbang menjadi juara dunia.


Bagi Rossi, menjadi runner up saat ini sama dengan meraih gelar juara dunia.

"Posisi runner up dalam klasemen pembalap jauh lebih penting ketimbang memenangkan gelar juara. Saat ini menjadi runner up atau memenangkan balapan derajatnya adalah sama. Tugas saya saat ini adalah menjaga kedua peluang tersebut," kata Rossi dikutip Speedweek.

Meski demikian, Rossi mengakui jika peluang untuk meraih podium di empat seri balapan tersisa tidaklah mudah. Apalagi, dalam tiga musim terakhir Rossi tidak pernah menang di Jepang, Malaysia dan Valencia.

"Sulit untuk memprediksi di mana Anda bisa menang atau kalah. Apalagi pada tahun ini ban baru Michelin kerap jadi masalah. Yang penting sekarang adalah bisa mengumpulkan poin di setiap balapan. Saya ingin berada di podium hingga akhir musim. Saya harus bisa tampil maksimal di setiap seri," tutup The Doctor.

1.1K