Valentino Rossi sudah berkiprah selama 20 tahun ajang Grand Prix (GP), mulai dari kelas 125cc hingga MotoGP. Rossi memulai kariernya dari kelas 125cc pada tahun 1996.
Rossi langsung menunjukan kualitasnya sebagai pembalap berbakat ketika itu, saat berhasil finis di urutan keenam GP Malaysia kelas 125cc yang berlangsung di Sirkuit Sepang. Lalu, ia meraih posisi keempat di GP Spanyol dan Italia kelas 125cc.
Rossi akhirnya mendapat podium pertama kala melakoni balapan GP Ceko kelas 125cc yang berlangsung di Sirkuit Brno. Satu tahun setelah meraih podium pertamanya, pembalap asal Italia tersebut langsung menjadi juara dunia kelas 125cc pada tahun 1997.
Ia mengulangi kesuksesan itu kala menjadi juara dunia 250cc, dua musim berikutnya. Lalu, pembalap berumur 37 tahun itu meraih tujuh gelar MotoGP atau yang dulu dikenal dengan kelas 500cc (tahun 2000, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009).
Kenangan podium utamanya tak akan dilupakan Rossi hingga saat ini. Kesuksesan podium utama menjadi semangat Rossi untuk meraih gelar juara dunia kelas 125cc, 250cc, hingga 500cc (MotoGP).

Aksi Valentino Rossi di ajang balap MotoGP.
Kini, kenangan itu akan dijadikan sebuah pelecut semangat bagi Rossi untuk memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2016 bersama pembalap asal Repsol Honda, Marc Marquez.
"Hal itu selalu saya ingat sepanjang hidup. Kemenangan GP pertama adalah sebuah momen yang tak terlupakan. Tak ada satupun pembalap yang melupakan momen kemenangan pertamanya. Saya akan jadikan itu semangat saya merebut gelar juara dunia kali ini," ujar Rossi dikutip dari Speedweek.
Valentino Rossi saat ini menduduki posisi kedua klasemen sementara pembalap MotoGP musim 2016 dengan torehan 196 poin. Rossi tertinggal 52 angka dari Marc Marquez.
Rossi bisa saja menjadi juara dunia MotoGP 2016, jika selalu meraih podium utama empat seri tersisa, yakni MotoGP Jepang, Australia, Malaysia, Valencia. Akan tetapi, Marquez selalu gagal finis di empat seri tersebut.