MotoGP

Stoner: Tanpa Rossi, MotoGP Kurang Menarik

Minggu, 9 Oktober 2016 00:53 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
 Copyright:

Valentino Rossi sudah 20 tahun berkiprah di ajang balap motor paling bergengsi dunia, Grand Prix (GP). Ia sudah menorehkan banyak gelar mulai dari kelas 125cc hingga MotoGP. Salah satunya tujuh gelar juara dunia MotoGP (2001, 2002, 2003, 2004, 2005, 2008, dan 2009).

Kini, pembalap asal Italia itu tengah bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP musim ini bersama rider Repsol Honda, Marc Marquez. Rossi masih tertinggal 52 poin dari Marquez yang menduduki posisi puncak klasemen sementara pembalap.

Peluang Rossi untuk meraih gelar juara dunia masih terbuka lebar dengan empat seri tersisa, MotoGP Jepang, Australia, Malaysia, dan Valencia. Ia pun terlihat masih gigih dan optimis dapat meraih gelar juara dunia kedelapannya.


Aksi Valentino Rossi di lintasan balap MotoGP.

Hal itulah yang membuat tes rider Ducati, Casey Stoner merasa kagum. Menurutnya, Rossi adalah sosok pembalap yang tak termakan usai.

Rossi yang kini berumur 37 tahun masih bisa bersaing dengan deretan para pembalap muda. Performa dan kegigihannya untuk meraih gelar juara dunia patut diacungi jempol.

"Saya salut dengan Valentino Rossi. Dia masih bisa membalap dengan baik. Saya rasa tanpa kehadirannya saat ini MotoGP akan kurang menarik," kata Stoner dikutip dari Tuttorimotoriweb.

Lebih lanjut, Stoner mengatakan, faktor usia memang tidak menjadi penghalang bagi seorang pembalap untuk mengejar impiannya. Selain Rossi, hal itu dibuktikan ketika Mick Doohan masih hebat di lintasan, meski sudah berusia 30 tahun lebih.

"Saya rasa usia tak menjadi penghalang. Jika fisik saya memadai, saya akan tetap membalap hingga saat ini. Mick Doohan dan Rossi sebagai contoh pembalap yang hebat, walaupun usianya sudah tak muda lagi."