Marc Marquez mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi rekan setimnya, Dani Pedrosa yang terpelanting keluar lintasan pada sesi latihan bebas kedua MotoGP Jepang, Jumat, (14/10/16).
"Saya sangat khawatir dengan apa yang terjadi kepada Dani, padahal, dia seperti sudah kembali ke performa kecepatan terbaiknya. Saya hanya berharap dia pulih dengan cepat," kata Marquez.
Melihat performanya pada FP 2 itu, Marquez merasa terkejut dengan hasil yang diraih pada sesi latihan bebas kedua MotoGP Jepang. Dia tak percaya bahwa dirinya bisa memepet ketat Jorge Lorenzo yang mendominasi sesi tersebut.

Marc Marquez (kiri) dan Dani Pedrosa dalam perayaan 50 tahun Repsol Honda di MotoGP.
"Saya memang mengincar posisi empat, tapi tak menyangka selisih saya tak jauh dari tiga teratas," kata Marquez. Berada di posisi kedua tercepat saat FP 1, Marquez melanjutkan performa cukup baik di sesi berikutnya.
Meski sempat mengalami insiden ketika terjatuh di tikungan 10, Marquez tetap berhasil mengejar catatan waktu tiga teratas yaitu Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso, dan Maverick Vinales. "Saya mengalami kecelakaan ringan dan semua baik-baik saja. Sepertinya, setiap Jumat saya selalu mengalami insiden. Tentu saja, saya berharap hal seperti ini tak akan terjadi lagi," ungkap Marquez.
"Saya akan mencoba menggunakan ban keras meski akan lebih sulit untuk dikendalikan. Bahkan, saya sempat terjatuh karena ban keras memang strategi ekstrim," kata Marquez dilansir dari crash.net.
Demi menghindari risiko besar, Marquez memutuskan untuk menggunakan ban medium untuk balapan MotoGP Jepang, Minggu, (16/10/16) mendatang.