Rio masih terus mengejar mimpinya untuk kembali berlaga di ajang balap F1 setelah tak sanggup membayar tunggakan kurang lebih 7,5 juta euro lagi. Kendati demikian, pembalap asal Indonesia itu masih menjadi bagian tim walaupun hanya berstatus pembalap cadangan hinga akhir musim 2016.
Segala usaha masih terus dilakukan oleh manajemen Rio untuk mencari jalan lain tampil di F1 2017. Namun, impian itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Menurut manajer Rio, Piers Hunnisett, para pembalap F1, termasuk Rio, harus bersaing ketat untuk memperebutkan kursi kosong dalam tim.
“Saya belum membaca (pernyataan Rio mengenai peluangnya di F1), tim punya pilihan tapi bukan pilihan yang besar. Ada 30 pembalap potensial yang akan memperebutkan 22 tempat utama dalam tim,” ujar Piers saat dihubungi INDOSPORT.

Rio Haryanto mengungkapkan peluangnya bertahan di F1 musim depan
F1 bukanlah olahraga yang murah. Pembalap baru dan berbakat harus mampu menyodorkan uang dengan nominal besar untuk tim. Cara termudah ialah dengan mendatangkan sponsor untuk memberikan sokongan keuangan.
Laju negosiasi dengan sponsor diutarakan Piers sedang dalam proses negosisasi. Perusahaan-perusahaan sudah dibidik untuk memuluskan langkah Rio di F1.
“Sekarang proses negosiasi masih berjalan, maaf saya tidak bisa mengatakan perusahaan-perusahaan mana saja sekarang, karena itu rahasia,” tambahnya.
Sebelumnya, pembalap kelahiran Surakarta tersebut membeberkan peluangnya bertahan di ajang jet darat musim depan dalam wawancara eksklusif dengan Motorsport pada akhir pekan GP Amerika Serikat di Circuit of The Americas.
“Ada beberapa opsi, saya kira peluangnya masih 50:50, jadi semoga berita baik akan datang. Kami masih pelajari beberapa opsi dan salah satunya bersama Manor, kita lihat saja nanti," kata Rio.