Sean Gelael berada di tim Extreme Speed Motorsport (ESM) dan berpartner dengan Antonio Giovinazzi dan Tom Blomqvist berhasil naik podium kedua pada kejuaraan yang berlangsung di Shanghai, China, (Minggu (06/11) kemarin.
Ketiganya harus start dari posisi tiga pada balapan di Shanghai, China kemarin. Akan tetapi, ia dan rekannya mampu bersaing dan finish satu langkah dari posisi start.
Sean dan kedua rekannya yang turun pada kategori LMP 2, dan hanya kalah dari Will Stevens, Roman Rusinov, dan Alex Brundle yang tergabung dalam tim G-Drive Racing berhasil menjadi juara pertama setelah mencatatkan 180 putaran.
Congratulations to #26 @GDrive_Racing @JotaSport @Roman_Rusinov @WillStevens_ @AlexBrundle on LMP2 #6hShanghai victory 🏁🏆🎉#WEC pic.twitter.com/IgKGyxufGZ
— FIA WEC (@FIAWEC) November 6, 2016
Meski sempat terlihat keluar dari arena balap, ucapan syukur pun tak lupa disampaikan Sean usai menjadi juara 2 di ajang ESM, kategori LMP 2. Hal tersebut terlihat dari postingan di akun Instagram maupun Twitter pembalap 21 tahun itu.
“GelaelizedP2 !!! Terima kasih kepada semua orang yang mendukung kami dan semua tim dan sponsor yang memungkinkan!” demkian ucapan pembalap yang juga berlaga di ajang GP2 itu.
Hasil yang dimiliki oleh Sean Gelael memang cenderung bagus. Pada balapan sebelumnya di Jepang, Sean Gelael berhasil membawa timnya berada di posisi empat. Pada balapan di China, Sean Gelael yang memperkuat Tim ESM memulai balapan dari posisi tiga.
Pada balapan tersebut, setiap pembalap mendapatkan giliran mengemudi selama 90 menit. Sean dan tim bersaing dengan sembilan tim lainnya dalam balap kategori LMP2.