Meski mendapat perlakukan kurang menyenangkan dari Yamaha untuk menjalani tes bersama klub anyarnya, Ducati, Jorge Lorenzo tetap bersikap positif.
Lorenzo bahkan merasa aneh menjalani balapan terakhir bersama Yamaha di Valencia akhir pekan nanti. Hal ini sebenarnya dapat dipahami mengingat X-Fuera telah membela pabrikan asal Jepang tersebut selama sembilan musim terakhir.

"Balapan di Valencia akan menjadi momen yang janggal bagi saya. Saya telah menghabiskan sepertiga hidup di sini, menjalani 150 balapan dengan 43 kemenangan dan tiga gelar juara dunia," kata Lorenzo dalam surat terbuka pada Yamaha yang ia publikasikan di akun media sosialnya.
"Kebersamaan saya bersama Yamaha selama sembilan musim ini akan tetap ada dalam diri saya selamanya. Tak terulang dan tak akan terlupakan," tuturnya.

MotoGP Valencia akan menjadi balapan terakhir Lorenzo di Yamaha sebelum bergabung bersama Ducati musim depan.
Pembalap asal Spanyol itu pun menyampaikan ucapan terimakasih pada Yamaha dan Managing Director Yamaha Racing, Lin Jarvis, yang membuatnya bergabung bersama Yamaha pada usia 19 tahun meski gagal juara di kelas 250cc.
"Saya meninggalkan Yamaha dengan kepala tegak dan perasaan yang baik karena saya telah memberikan yang terbaik sejak balapan pertama pada 2008,"
"Saya ucapkan terimakasih atas semua pengalaman di sini yang membuat saya menjadi pembalap dan pribadi yang lebih baik," tambah Lorenzo.