Untuk ukuran seorang olahragawan, usia 37 tahun diakui tidak lagi menjadi usia produktif untuk bisa mengukir prestasi. Namun tidak demikian halnya dengan Valentino Rossi.
Pembalap asal Italia itu masih menunjukkan kemampuannya bersaing dengan para pembalap yang usianya jauh lebih muda. The Doctor, julukan Rossi bahkan mampu beradaptasi dengan baik dalam beragam tantangan kemajuan teknologi balap yang kian berkembang.
Meski hanya berhasil menjadi juara kedua pada MotoGP 2016, Rossi tampak masih bersemangat untuk mengejar gelar juara dunia kedelapan pada tahun 2017 mendatang.

Menurut sang ayah, Valentino Rossi sempat berpikir untuk hijrah ke ajang Formula 1.
Ayah Valentino Rossi, Graziano Rossi mengatakan dalam sebuah wawancara dengan MotoGP.com bahwa putranya baru akan pensiun jika dirinya berhasil kembali menjadi juara dunia.
Meski demikian Graziano juga tidak menampik jika pendirian Rossi sempat goyah dan ingin beralih ke olahraga lain. Namun rasa cintanya terhadap MotoGP membuatnya urung untuk melakukannya.
"Rossi sempat hampir pindah ke Formula 1. Karena menurutnya, Formula 1 merupakan satu-satunya olahraga balap yang memiliki level sama dengan MotoGP. Tapi ia urung melakukannya karena terlalu cinta pada MotoGP," kata Graziano.
"Semua orang bisa terus menyaksiakan anak saya membapal di MotoGP, setidaknya sampai ia kembali menjadi juara dunia," pungkasnya.