Ketidakharmonisan itu diakui oleh Iannone setelah sebelumnya Dovizioso mengatakan jika dirinya tidak memiliki rasa hormat terhadap rekan setimnya selama keduanya tergabung bersama di Ducati.
"Bagi saya, menghormati orang itu penting, dan rombongan (Iannone), terutama dia tidak pernah memiliki itu," kata Dovizioso dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia, Gazzetta dello Sport.

Andrea Dovizioso membongkar ketidakharmonisan hubungannya dengan Andrea Iannone.
Namun hal itu kemudian dibantah oleh Iannone dengan menyebut bahwa dirinya memang tidak pernah merasa berteman dengan Dovizioso meskipun berasal dari negeri yang sama dan sempat lama tergabung dalam tim yang sama.
"Saya menyesal dia (Dovizioso) bisa berpikir seperti itu. Kami sudah kenal lama sejak dia membalap di minimotor melawan saudara saya," kata Iannone seperti dikutip Motorsport.
"Bagi saya memang tidak pernah ada persahabatan yang baik dengannya, tapi ada rasa hormat di sana. Saya sangat menghormati dia sebagai manusia dan pembalap, meskipun di saat di lintasan tentu ada persaingan yang tercipta secara alami," jelasnya.

Insiden senggolan di MotoGP Argentina diduga Iannone sebagai pangkal kebencian Dovizioso terhadap dirinya.
Iannone menduga insiden senggolan di MotoGP Argentina yang menyebabkan mantan rekannya itu terjatuh pada lap terakhir sebagai pemicu kebencian Dovizioso terhadap dirinya.
Pembalap berusia 27 tahun itu mengaku telah berusaha untuk meminta maaf berkali-kali. Namun tampaknya upaya itu belum bisa diterima oleh Dovizioso.
"Apa yang terjadi di Argentina, saya sudah mengucapkan maaf seribu kali tapi tampaknya hal itu tidak bisa membantu mendinginkan hatinya," pungkas Iannone.
Iannone sendiri sudah memutuskan untuk meninggalkan Ducati dan akan tampil bersama tim Suzuki pada MotoGP 2017. Sementara Dovizioso bertahan di Ducati dan akan menjadi rekan Jorge Lorenzo yang datang bergabung dari Yamaha.