Ya, muncul rumor ayah Stroll yang merupakan seorang milioner telah menyiapkan dana sebesar USD80 juta atau setara Rp594 Miliar agar pembalap asal Kanada tersebut mendapatkan kesempatan berlaga di F1. Stroll mengungkapkan ada dua cara untuk menjadi pembalap F1.
“Ada dua cara untuk menjadi pembalap F1. Pertama Anda membutuhkan sponsor atau anggota keluarga, seseorang yang membantu Anda dari delapan tahun hingga berapa pun usia Anda jika ingin menjadi pembalap F1,” kata Stroll.
“Tanpa hal itu, saya tidak akan bisa pindah dari Kanada ke Eropa dan mengejar mimpi saya. Setelah itu, berapa banyaknya uang Anda, jika Anda tidak mengubah stir mobil dan memacu mobil di lintasan, Anda tidak akan bisa meraih kemenangan dalam balapan,” sambungnya.
Pembalap anyar Williams, Lance Stroll.Memang tidak mudah mendapatkan lisensi untuk menjadi pembalap F1. Pembalap muda harus bisa memenangkan balapan di ajang F4, F3, dan GP2 untuk mendapatkan 40 poin, jumlah yang membuat pembalap mendapatkan lisensi itu.
“Uang memang bisa menciptakan kesempatan. Bisa membeli kursi balap di go-karts, F4 dan F3. Namun, jika Anda tidak memiliki Super Licence, yang sudah saya lakukan, maka Anda tidak akan bisa menembus F1,” lanjutnya.