Marc Marquez mengaku saat ini dirinya tak mau menang dalam setiap seri balapan yang diikuti. Bagi dia, menjadi yang tercepat dalam setiap balapan bukanlah hal penting untuk meraih gelar juara dunia.
Saat ini, kata Marquez, hal terpenting adalah meraih poin dalam setiap seri yang diikuti. Terbukti strateginya berhasil memberi Marquez gelar juara dunia ketiga dengan tiga seri balapan tersisa.
"Sebelumnya saya selalu menganggap setiap seri balapan sebagai seri final. Saya datang ke sirkuit dengan tujuan menang, lupa bahwa itu adalah sebuah kejuaraan," kata Marquez dilansir Autosport.

"Tapi sekarang, saya sadar bahwa tiap seri balapan adalah bagian kecil dari final, karena ini adalah sebuah kejuaraan," ucapnya.
Dengan strateginya ini, Marquez berhasil menjadi satu-satunya pembalap yang tak absen meraih poin dalam tiap balapan dalam 15 seri awal. Ia pun mengunci gelar juara dunia di Motegi, saat balapan masih tersisa tiga seri lagi.
Di akhir musim, Marquez mengumpulkan 298 poin, terpaut cukup jauh dengan Valentino Rossi yang berada di urutan kedua dengan 249 poin.