Setelah delapan tahun, Jorge Lorenzo akhirnya memilih meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan Ducati untuk balapan musim 2017. Hengkanya Lorenzo itu pun sempat disambut senang oleh rekan satu timnya, Valentino Rossi.
Menurut pembalap asal Italia itu, hengkanya Lorenzo secara tidak langsung membuat peta persaingannya di Yamaha sedikit berkurang.
"Ketika pertama kali mengetahui bahwa Lorenzo hengkang, saya berpikir itu merupakan hal yang bagus. Sungguh sulit memiliki rekan satu tim secepat Lorenzo," tutur Rossi seperti dilansir Motorcycle News.

Rossi merasa Vinales akan menyulitkan dirinya di balapan musim 2017.
Sayangnya, kebahagiaan itu dirasa Rossi hanya sementara. Pasalnya, Yamaha langsung mendatangkan Maverick Vinales dari Suzuki, yang dianggap Rossi akan kembali membuatnya kesulitan.
"Saya juga berpikir akan lebih menyenangkan bila saya berpasangan dengan pembalap lain. Tapi sepertinya saya akan kembali mengalami masa sulit bersama dengan Vinales," pungkasnya.
Lebih jauh, Rossi menuturkan sebenarnya memiliki pembalap lain yang ia harapkan menjadi rekan barunya. Pembalap itu adalah Dani Pedrosa.
"Pedrosa bisa saja menjadi rekan yang lebih mudah. Dia sudah sedikit tua, tapi tetap bisa menjadi pasangan yang menyulitkan," ucap pembalap yang identik dengan nomor 46 tersebut.

Rossi lebih memilih Pedrosa sebagai rekan satu tim.
Akan tetapi, Rossi mengaku sadar dengan posisinya dan tidak ingin banyak menutut terkait keputusan Yamaha yang mengusung Vinales.
"Namun kembali lagi, saya tidak memiliki hak dalam kontrak untuk menentukan siapa rekan satu tim. Yamaha lah yang harus memutuskannya tanpa saya," tutupnya.