MotoGP

Ternyata Ini Penyebab Rossi 'Gagal Fokus' di MotoGP 2016

Kamis, 5 Januari 2017 13:47 WIB
Editor:
 Copyright:

Meski menduduki peringkat ke-2 di bawah Marc Marquez yang keluar sebagai juara utama, Rossi tetap mendapat reward berupa perpanjangan kontrak selama dua tahun dari Yamaha.

Kontrak baru tersebut, menurut kepala kru Yamaha, Silvano Galbusera, adalah bentuk kepercayaan dari pabrikan motor asal Jepang kepada The Doctor, yang merasa jika kegagalan Rossi di musim 2016 lebih kepada faktor nonteknis.


Rossi naik podium tertinggi di MotoGP Catalunya tahun lalu.

Galbusera yang sebelumnya mengatakan jika Rossi sudah full tank dan siap babat habis MotoGP tahun 2017 membeberkan satu hal yang membuat pembalap andalannya itu 'gagal fokus'.

"Tahun 2016 kemarin sebenarnya Rossi sudah 'khusyuk' mempersiapkan balapan MotoGP. Persiapan mulai dari tes mesin dan pemanasan berjalan dengan sangat baik. Tapi sayang, fokusnya terganggu, tidak seperti biasanya," aku Galbusera kepada La Gazzetta dello Sport.

Galbusera lalu melanjutkan bahwa hal nonteknis yang mengganggunya adalah insidennya dengan Marquez di gelaran MotoGP 2015.

"Dia tahu betul bahwasanya dia harus berhati-hati, bahwa sedikit saja pertikaian dengan Marquez akan sangat berpengaruh. Jadi dia tidak boleh membiarkan hal-hal seperti itu terjadi," lanjutnya.

Meski demikian, Galbusera telah meyakinkan kepada Rossi bahwa tujuannya bukanlah mengalahkan Marquez saja, melainkan semua pembalap di MotoGP.

"Tapi kini dia telah kembali ke satu tujuan utama, yakni mengalahkan semua pembalap. Itu sudah perintah dari kami (Yamaha)." Pungkas Galbusera.

133