Ferrari memperlihatkan hasil yang cukup baik pada sesi pramusim Formula 1 yang diselenggarakan di Sirkuit Catalunya pada 27 Februari hingga 2 Maret 2016 lalu. Kimi Raikkonen berhasil menjadi yang tercepat pada sesi uji coba ke-2 dan juga terakhir dengan mengasapi pembalap lainnya.
The Iceman, julukan Raikkonen berhasil menjadi yang tercepat pada uji coba ke-2 dengan catatan waktu 1 menit 20,960 detik. Dan pada sesi uji coba pekan terakhir, pembalap asal Finlandia tersebut mencatatkan waktu 1 menit 20,872 detik.
Jika beberapa musim sebelumnya Ferrari selalu kesulitan dalam mengimbangi para pesaingnya, di musim 2017 ini, tim Kuda Jingkrak dengan mobil SF70H mengirimkan sinyal akan kebangkitannya.
Kimi Raikkonen berhasil menjadi yang tercepat dalam 2 sesi pramusim Formula 1 2017 di Sirkuit Catalunya, Spanyol.Menurut pembalap berusia 37 tahun tersebut, beberapa perubahan regulasi menjadi salah satu alasan jet darat yang ia kemudikan menjadi lebih cepat. Namun, dirinya enggan untuk menyebut bahwa timnya mampu bersaing di gelar juara.
"Saya rasa kami telah belajar dari pengalaman di musim lalu. Tim telah bekerja dengan baik dan kami akan melihat perkembangannya di balapan nanti. Sejauh ini semua terasa sangat baik, kami tidak memiliki keluhan lebih jauh," ungkap mantan pembalap McLaren tersebut, dikutip dari Motorsport.
Pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen."Perubahan regulasi berperan penting terhadap performa mobil kami. Lebar ban dan juga aerodinamik membuat mobil terasa lebih cepat dari sebelumnya. Tapi apakah hal tersebut mampu membawa kami ke gelar juara? Lihat saja nanti," pungkasnya.