MotoGP

Saingi Indonesia untuk Adakan MotoGP, Thailand Akan Negosiasi dengan Dorna

Minggu, 21 Mei 2017 00:21 WIB
Editor: Arum Kusuma Dewi
© rash.net
Buriram International Circuit. Copyright: © rash.net
Buriram International Circuit.

Ketua SAT, Sakol Wannapong, akan menjadi perwakilan Thailand untuk berbicara dengan pihak Dorna dalam negosiasi penyelenggaraan MotoGP di musim depan. Pemerintah Negeri Gajah Putih sebelumnya telah memberi lampu hijau untuk Buriram International Circuit sebagai venue MotoGP.

Dalam berita yang dilansir Bangkok Post, Sakol menyatakan kemungkinan untuk mencapai kata sepakat lebih tinggi apabila utusan pemerintah yang datang berdiskusi dengan Dorna, dibandingkan pihak swasta. Pihak pemerintah Thailand juga akan mengucurkan 100 juta baht atau sekitar Rp38 miliar per tahunnya untuk biaya pelaksanaan MotoGP dalam tiga musim ke depan.

"Setelah diskusi, kami seharusnya tahu apakah kami akan dipilih atau tidak. Saya yakin 80 persen kami bisa menjadi tuan rumah tahun depan. Kami tak punya 'kartu truf'. Kami hanya punya kesungguhan dan tekad," tutur Sakol.

Sakol juga mengabarkan bahwa Dorna hanya akan memilih dua negara baru untuk dimasukkan dalam kalender MotoGP musim depan. Selain Thailand, Indonesia, Kazakhstan, dan Finlandia juga berniat menjadi tuan rumah dan diundang Dorna untuk berdiskusi pada 2 sampai 6 Juni mendatang.

Indonesia sendiri tengah menyiapkan Sirkuit Jakabaring di Palembang sebagai venue MotoGP musim depan. Ajang balap motor paling prestisius itu rencananya akan dihelat setelah Asian Games 2018.