Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, yakin rookie Johann Zarco akan tampil gemilang dalam balapan di Sirkuit Mugello, Minggu (04/06/17). Padahal sebelumnya, Cal memprediksi Andrea Dovizioso yang akan menjadi juara di balapan kali ini.
Pembalap Ducati itu akan start balapan dari posisi ketiga, baris terdepan pertama untuk Ducati di musim ini. Sementara Zarco akan start dari posisi ke-11.
Johann Zarco dalam lintasan balap MotoGP Italia."Ya, saya mengubah prediksi. Ini saatnya Zarco untuk menang di sini. Ia sejauh ini mempunyai kecepatan yang paling baik di antara semuanya. Mungkin ia bahkan lebih cepat daripada para pembalap lainnya," katanya seperti dikutip Speedweek.
|
Baca Juga |
|---|
Apa yang membuat Cal yakin dengan performa pembalap yang digadang-gadang akan menjadi pengganti Valentino Rossi tersebut? Rupanya masalah ban yang menjadi buktinya.
"Ia menggunakan ban lama untuk melakukan 23 lap dan mencatat waktu 1 menit 48,1 detik. Kebanyakan pembalap bahkan bersusah payah untuk mencatat waktu 1 menit 48,1 detik dengan ban baru," bebernya.
Pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco."Lalu ia menggunakan ban dari kemarin siang pada pagi hari ini dan ia mencatat waktu 1 menit 47 detik," jelasnya.
" Zarco punya pace yang lebih baik daripada Vale dan pembalap lainnya. Ini adalah balapannya. Kami semua terkesan, ia sangat bagus," sanjung pembalap Inggris itu.
Pembalap Tech 3, Johann Zarco.Crutchlow lantas membandingkan kedua pembalap Yamaha Tech3 saat ini, Zarco dan Jonas Folger, dengan kedua pembalap lamanya, Pol Espargaro dan Bradley Smith.
"Rookie Zarco dan Folger membuktikan buruknya Pol dan Bradley saat di Tech3. Saya tak mau mengatakan apa-apa tentang mereka. Namun Zarco sudah finish kedua dalam balapan kelimanya di MotoGP. Kecepatannya di Mugello luar biasa," lanjutnya.
Pembalap tim LCR Honda, Cal Crutchlow.Cructhlow sendiri akan start balapan dari posisi 13, di belakang Zarco dan Danilo Petrucci. Ia mengaku kesal karena membuat kesalahan saat kualifikasi. "Saya tak menyalahkan siapa-siapa. Saya kesal dengan diri sendiri dan situasinya."