MotoGP

Kontrak Avintia-Ducati Diperpanjang hingga 2018, Hector Barbera Akan Diganti?

  • Tim satelit Avintia Racing dilaporkan telah resmi memperpanjang masa kontrak kerja samanya dengan tim pabrikan Ducati untuk MotoGP 2018 mendatang.
  • Pihak Avintia sudah mempunyai beberapa pilihan spesifikasi terkait motor yang akan digunakan.
  • Begitu pula dengan nama pembalap yang akan memperkuat tim Avintia Racing pada tahun depan.
Jumat, 14 Juli 2017 15:59 WIB
Penulis: Frederica | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Mirco Lazzari gp/Getty Images
Pembalap tim Avintia Racing Ducati, Hector Barbera. Copyright: © Mirco Lazzari gp/Getty Images
Pembalap tim Avintia Racing Ducati, Hector Barbera.

Tim satelit Avintia Racing diberitakan telah secara resmi memperpanjang masa kontrak kerja samanya dengan tim Ducati untuk mengarungi ajang MotoGP 2018 mendatang.

Pihak Avintia pun dilaporkan masih mencari nama-nama pembalap yang akan dipilih untuk memperkuat timnya. Saat ini, Hector Barbera dan Loris Baz menjadi pembalap yang memperkuat Avintia Racing dengan menggunakan motor Ducati Desmosedici GP16 dan GP15.

© Indosport
Pembalap Avintia Racing, Loris Baz. Copyright: IndosportPembalap Avintia Racing, Loris Baz.

Beberapa nama pun muncul ke permukaan, yang disebut-sebut masuk dalam target Avintia. Seperti nama pembalap Moto2, yaitu Axel Pons. Ada pula nama pembalap asal tim Marc VDS, yaitu Tito Rabat yang dilaporkan menjadi nama utama yang masuk dalam list Avintia.

Tito Rabat sendiri sebetulnya tidaklah asing lagi dengan tim Avintia. Pasalnya, pembalap bernama lengkap Esteve ‘Tito’ Rabat Bergada tersebut pernah memperkuat tim Avintia pada awal kariernya di dunia balap. Saat itu, tim Avintia sendiri masih bernama By Queroseno Racing atau BQR.

© Indosport
Pembalap Marc VDS, Tito Rabat. Copyright: IndosportPembalap Marc VDS, Tito Rabat.

Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow pun mengungkapkan bahwa kepindahan Rabat ke tim Ducati akan sangat baik bagi perkembangan kariernya.

“Tito Rabat mencetak poin paling banyak dalam ajang balapan Moto2. Dia sangat cepat. Namun, apa yang dilakukannya saat ini ialah berkeliling untuk mengikuti orang lain karena ia tidak bisa melakukannya sendiri. Ia telah mengubah susunan krunya sebanyak 3 kali dan sekarang ia seperti tersesat,” jelas Crutchlow, dikutip dari Crash (14/07/17).

“Dia bisa berada di posisi yang lebih kuat (bersama Ducati) karena akan memahami motor lebih baik lagi dibandingkan sekarang.”

© Mirco Lazzari gp/Getty Images
Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow. Copyright: Mirco Lazzari gp/Getty ImagesPembalap LCR Honda, Cal Crutchlow mengatakan Tito Rabat bisa berkembang jika berpindah ke Avintia Racing Ducati.

Seandainya Rabat benar-benar didatangkan ke tim Avintia, hal itu dikabarkan bisa mengancam masa depan pembalap Hector Barbera. Sebab, pada awal musim MotoGP 2017 ini, pembalap berusia 30 tahun itu belum menunjukkan performa yang baik.

“Sudah jelas bahwa paruh pertama musim bersama Hector, kami tidak mencapai tujuan yang telah ditetapkan pada awal musim dan berharap bisa menyelesaikannya dengan lebih baik,” kata Manajer Agustin Escobar.

Saat ini, Barbera berada di peringkat ke-18 klasemen sementara MotoGP dengan torehan 21 poin. Dilaporkan bahwa ia belum bisa memahami dan mengendarai motornya dengan baik sehingga belum mampu menunjukkan performa apiknya.

© Robert Cianflone/Getty Images
Manuver Hector Barbera di sirkuit Phillip Island, Australia (15/02/17). Copyright: Robert Cianflone/Getty ImagesPembalap Avintia Racing Ducati, Hector Barbera.

Oleh sebab itu, pihak Avintia pun juga masih menyimpan beberapa pilihan spesifikasi motor yang akan digunakan pada musim mendatang.

“Kami mempunyai 2 pilihan: 2 motor GP17 atau 1 motor GP17 dan 1 motor GP16. Kepastian itu nantinya akan tergantung pada si pembalap,” jelas Escobar.

Baca Juga

Sementara, mengenai nama pembalap yang akan memperkuat tim Avintia pada tahun depan, Escobar pun mengungkapkan jika timnya tidak ingin mengambil keputusan dengan terburu-buru.

“Kami tidak terburu-buru dalam memilih karena hal yang utama ialah kami telah bekerja sama lagi dengan Ducati untuk tahun depan. Sekarang, kami ingin melihat bagaimana performa Loris dan Hector pada lanjutan musim balapan. Setelahnya, baru kami akan membuat keputusan.”

“Kami juga harus melihat bagaimana tim lain bergerak sebelum kami memainkan cara kami sendiri.”