Menghitung Kepastian Gelar Juara Dunia Marquez-Dovizioso di GP Malaysia

Kamis, 26 Oktober 2017 18:35 WIB
Penulis: Annisa Hardjanti | Editor: Joko Sedayu
© Getty Images
Marc Marquez tampak bisikan Andrea Dovizioso dalam jumpa per. Copyright: © Getty Images
Marc Marquez tampak bisikan Andrea Dovizioso dalam jumpa per.

GP Australia kemarin menjadi proyeksi bagaimana pertarungan gelar juara dunia MotoGP 2017 nanti akan terjadi di Sirkuit Sepang akhir pekan ini. 

Pembalap pabrikan Honda, Marc Marquez, kembali menguasai klasemen sementara MotoGP yang sebelumnya sempat direbut oleh pembalap Ducati, Andrea Dovizioso. 

© MotoGP
Marquez dan Dovizioso saat memperbutkan posisi pertama di MotoGP Jepang Copyright: MotoGPMarquez dan Dovizioso saat memperbutkan posisi pertama di MotoGP Jepang

Balapan di Sirkuit Phillip Island menjadi laga terbaik sepanjang musim ini, yang menampilkan persaingan sengit pembalap-pembalap papan atas ketika memasuki lap ke-20.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales mencatat hasil baik dalam GP Australia, namun sebaliknya Dovizioso terpuruk di posisi ke-13 dalam laga di negeri kangguru kemarin. 

© Twitter@YamahaMotoGP
Valentino Rossi (kanan) dan Maverick Vinales. Copyright: Twitter@YamahaMotoGPValentino Rossi (kanan) dan Maverick Vinales.

Marquez membutuhkan 18 poin untuk memastikan gelar juara dunia ada di genggamannya. Jadi, dengan hanya finish di posisi kedua nanti saat GP Malaysia, maka otomatis gelar juara dunia keenam akan pembalap Spanyol itu.

Kenyataan itu akan menjadi sulit untuk dihadapi oleh Dovizioso, melihat kondisi buruk yang kemarin ia alami di Australia. Marquez sendiri kini unggul 33 poin dari pembalap Italia tersebut. 

Peluang besar juara dunia yang akan didapatkan oleh Marc Marquez bukan jadi impian lagi. Pembalap kelahiran 1993 tersebut memang tak pernah absen dari podium pertama atau kedua sejak laga terakhir di GP Republik Ceko. 

Kegagalan mesin yang dihadapi oleh Marquez saat jalani balapan di Sirkuit Silverstone bukan menjadi alasan dirinya lantas melorot. Ia sendiri mencatat gagal finish hanya dalam satu seri. 

Menjadi mustahil bagi Dovizioso untuk meraih kemenangan karena ia butuh kemenangan dalam dua seri yang tersisa nanti, yaitu GP Malaysia dan GP Malaysia. 

Tak ada yang tahu nasib seseorang, bukan tidak mungkin pertarungan akan tetap berlanjut sampai di Valencia jika Dovizioso mampu meraih kemenangannya di Sepang akhir pekan ini.