INDOSPORT.com – Ketua tim Mercedes, Toto Wolff bersikeras bahwa Lewis Hamilton bukan pembalap No. 1 di timnya meskipun ada team order di GP Jerman.
Juara dunia Hamilton meluapkan kegembiraannya setelah memenangkan balapan di pada hari Minggu (22/07/18). Namun Wolff membantah bahwa penggunaan team order di kompetisi itu membantu Hamilton untuk naik podium.
Klaim tersebut sebenarnya diduga saat Valterri Bottas berusaha mengejar pembalap Inggris itu sekaligus rekan setimnya. Namun tiba-tiba Mercedes mengintervensi melalui radio untuk mempertahankan posisinya hingga bendera finis dikibaskan.
Wolff sendiri juga mengatakan perintah itu tidak berarti Hamilton, yang naik podium setelah mulai di posisi ke-14 sebagai hal terhebat dalam karirnya, dipandang sebagai favorit di depan Bottas sebagai pembalap nomor satu.
“Tidak, sama sekali tidak benar,” sanggah Wolff dilansir The National.
"Kalau memang sebaliknya, dengan Valtteri di posisi depan dan Lewis kedua, kita akan membuat perintah yang sama. Panggilan yang identik. Ini soal membawa gelar pulang terlepas dari siapa yang ada di depan,” lanjutnya.
Wolff juga menjelaskan bahwa team order hanya akan diberikan jika pertarungan gelar berada di titik kritis.
“Balapan adalah yang paling penting,” kata Wolff. “Kami selalu mengatakan jika balapan memasuki sepertiga terakhir, atau kuartal terakhir, dan ada perbedaan besar antara pembalap, maka kami mungkin membuat sebutan tak lazim ini.”
“Tetapi masih terlalu dini untuk melakukannya. Kami membuatnya untuk membawa satu atau dua rumah dan kami akan melakukannya dengan cara lain."
Ini menjadi kemenangan mengejutkan Hamilton, dimana gelar tersebut dipuji sebagai yang terbesar dalam karirnya, membuatnya berada di puncak klasement dengan 17 poin di atas Vettel dan 66 poin lebih unggul dari Bottas yang berada di posisi keempat.
Inilah Daftar nominasi pemain terbaik FIFA 2018