Formula 1

Gaya Membalap Bak Preman, Bos Haas Bakal Coba ‘Jinakkan’ Nikita Mazepin

Rabu, 9 Desember 2020 13:19 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor:
© Instagram/@nikitamazepin
Nikita Mazepin pembalap F2 asal Rusia. Copyright: © Instagram/@nikitamazepin
Nikita Mazepin pembalap F2 asal Rusia.

INDOSPORT.COM – Bos tim Haas, Gunther Steiner menyatakan bahwa pihaknya akan berusaha ‘menjinakkan’ Nikita Mazepin saat bergabung dengan timnya di Formula 1 (F1) 2021.

Haas resmi menunjuk dua debutan baru yakni Mick Schumacher dan Nikita Mazepin yang resmi dipromosikan dari Formula 2 (F2) ke F1. Keduanya bakal menggantikan Kevin Magnussen dan Romain Grosjean di musim depan 2021. 

Kehadiran kedua rookie tersebut pun menuai pro dan kontra, terutama dengan Nikita Mazepin yang dianggap sebagai pembalap yang memiliki gaya membalap seperti preman, karena terlalu bar-bar dan sering membahayakan pembalap lain. Tak hanya itu, ia juga dianggap memiliki sikap yang cukup buruk.

Salah satu contohnya ialah kala Mazepin Tak hanya itu, dianggap bersalah karena sudah berlaku tak sportif dalam mempertahankan posisinya diri serangan Yuki Tsunoda (Carlin) yang memenangkan race 1 F2 Sakhir 2020.

Ia juga sempat mempertahankan posisinya di lintasan start/finish melawan Felipe Drugovich di Race 1 F2 GP Sakhir. Drugovich kala itu telah melakukan overlap terpaksa memperlambat lajunya untuk menghindari tabrakan karena dihalangi oleh Mazepin. Ini berarti ia memiliki 11 poin penalti di F2 2020.

Mengetahui calon pembalapnya memiliki gaya membalap yang mengerikan, Gunther Steiner pun mengatakan bahwa pihaknya akan mencoba mengajak diskusi Mazepin untuk tak kembali melakukan kesalahan yang berisiko di ajang F1 nanti.

“Saya telah melihat balapan F2 saat Nikita Mazepin mendapatkan penalti. Saya pikir itu adalah bagian dari pembelajaran,” kata Guenther Steiner, dilansir dari laman Planet F1.

“Namun yang pasti kami akan mencoba berdiskusi dengannya dan berusaha bahwa kesalahan ini tidak akan kembali terjadi. Saya juga sangat yakin dia akan belajar dari pengalamannya dan paham akan risiko pada setiap tindakannya,” tambahnya.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%