x

Mengenal Johann Zarco, Pembalap MotoGP Tersukses Prancis

Selasa, 25 April 2017 05:14 WIB
Editor: Hendra Mujiraharja
Pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco.

Johann Zarco merupakan pembalap debutan di MotoGP 2017. Namun, siapa sangka aksi pembalap anyar Yamaha Tech 3 tersebut mampu membuat kejutan di dunia balap musim ini.

Ya, siapa yang sangka Zarco bisa bersaing dengan pembalap papan atas seperti Valentino Rossi, Maverick Vinales, dan Marc Marquez pada MotoGP musim ini.

Pembalap berusia 26 tahun itu kembali membuat cerita heboh. Zarco berhasil finish di urutan kelima dalam balapan MotoGP Amerika Serikat. Aksinya itu mendapatkan pujian dari bos Yamaha Tech 3, Herve Poncharal.

“Johann Zarco kembali memperlihatkan aksi luar biasa di MotoGP. Dia berhasil bangkit setelah ketinggalan di tikungan pertama. Pada akhir lomba, dia berhasil finish di peringkat kelima,” kata Poncharal.

“Sebelumnya, dia sempat menempel Rossi selama dua hingga tiga ronde. Itu merupakan prestasi yang luar biasa dan jangan lupa bahwa dia adalah seorang debutan. Namun, dia dan kru melakukan pekerjaan yang sangat bagus,” sambungnya.

Mungkin banyak yang tidak mengenal sosok Zarco. Berikut ini, INDOSPORT akan mengulas secara singkat profil Zarco:


1. Awal Karier sebagai Pembalap

Johann Zarco (Monster Yamaha).

Johann Zarco merupakan seorang pembalap yang lahir di Cannes, Prancis, pada 16 Juli 1990. Hasratnya untuk menjadi seorang pembalap sudah tumbuh sejak usia muda.

Bahkan, meski mengendarai sebuah motor mini, Zarco sudah mulai merasakan kompetisi di Italia. Hal itu terjadi setelah bekerja sama dengan manajer Laurent Fellon pada tahun 2003.

Performanya yang gemilang di Eropa membuat banyak pihak tertarik kepadanya. Nama Zarco semakin bersinar setelah memenangi kompetisi MotoGP Rookie Cup pada 2007.

Dia kemudian mulai masuk ke dunia MotoGP dengan berkarier di kelas 125cc. Setelah tampil konsisten dan terus meningkat selama dua tahun, Zarco meraih predikat runner up pada tahun ketiga di Moto3.

Saat itu, Zarco berhasil meraih 10 podium, empat kali pole position, dan satu kemenangan di  seri Jepang.


2. Cetak Sejarah di Moto2

Johann Zarco saat menjadi juara Moto2.

Performa gemilangnya tersebut membuat tim JiR Moto2 tertarik untuk merekrutnya pada musim 2012. Selama empat musim berkarier di Moto2, Zarco berhasil meraih dua kali juara.

Pada awal musim, Zarco sempat mengalami kesulitan. Dia pun mengakhiri balapan Moto2 dengan finish di urutan ke-10. Satu tahun kemudian, Zarco memutuskan untuk hengkang.

Dia menerima lamaran Came IodaRacing Project dan performanya terus meningkat. Pada tahun keempat, Zarco memutuskan untuk hengkang ke Ajo Motorsport.

Keputusannya tersebut sangat tepat. Pasalnya, Zarco berhasil meraih trofi juara pada musim 2015 dengan menyabet delapan kemenangan.

Selain itu, pembalap asal Prancis tersebut berhasil memecahkan rekor sebagai pembalap dengan poin tertinggi di Moto2. Saat itu, Zarco berhasil mencetak 352 poin.

Pada musim 2016, Zarco berhasil mempertahankan gelar juaranya. Ketika itu, dia mampu mencetak tujuh kemenangan.

Dia menjadi satu-satunya pembalap yang mampu meraih dua gelar juara Moto2 secara beruntun, tentu bukan prestasi sembarangan.


3. Yamaha Rekrut Zarco sebagai Pembalap Satelit

Pembalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco.

Penampilan gemilangnya itu membuat Yamaha tertarik untuk merekrutnya. Pada awal musim, Tech 3 Yamaha memutuskan untuk merekrut Zarco.

Keputusan itu sangat tepat. Pada awal balapan, Zarco langsung menggebrak dan sempat memimpin balapan di Qatar. Sayang, pembalap berusia 26 tahun itu terjatuh dan gagal finish.

Zarco pun melanjutkan performa gemilangnya di MotoGP Argentina. Dia berhasil finish di urutan kelima dalam balapan tersebut.

Zarco pun semakin percaya diri. Pembalap Yamaha Tech 3 itu kembali memperlihatkan performa memesona dalam balapan di MotoGP Amerika Serikat.

Bahkan, dia sempat bersenggolan dengan Valentino Rossi dalam balapan tersebut. Akhirnya, Zarco harus puas finish di urutan kelima.

Tentu, menarik untuk dinanti bagaimana kiprah Zarco di seri selanjutnya.

MotoGPMonster Yamaha Tech 3MotoGP 2017Johann Zarco

Berita Terkini