x

Track Baru MTB XC Marathon 2018 Buat Pembalap Asal Cilegon Merasa Nyaman

Minggu, 30 September 2018 16:26 WIB
Editor:
Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung, Banten menjadi salah tujuan kejuaraan bergengsi Rhino Cross Triathlon.

INDOSPORT.COM - Pembalap asal Cilegon, Deny Ari Yuliyanto kembali berhasil menempati peringkat ketiga Rhino MTB XC Marathon. Meski dengan track yang berbeda, namun atlet berklub ISSI Cilegon ini justru lebih menikmatinya.

Kejuaraan Mountain Bike Cross Country Marathon (Rhino MTB XC Marathon) 2018 telah dipertandingkan, Sabtu (29/09/18) pagi tadi.

Kejuaraan yang pernah diselenggarakan pada tahun lalu ini masih berada di tempat yang sama, yakni di Festival Pesona Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten.

Pembalap nasional lagi dan lagi menguasai MTB XC Marathon ini. Setelah sebelumnya pada tahun lalu ada nama Chandra Rafsanzani, kini giliran Zainal Fanani yang keluar sebagai juara pada tahun 2018.

Baca Juga

Namun untuk peringkat kedua dan ketiga tidak mengalami perubahan, yakni Rafika M. Farishi dan Deny Ari Yuliyanto. Meski tidak mengalami perubahan posisi, namun pencapaian catatan waktu keduanya lebih baik.

Ditemui usai balapan, pembalap yang menempati posisi ketiga, Deny Ari Yuliyanto yang pada tahun 2017 lalu mencatatkan waktu 2 jam 11 menit 24 detik, di tahun ini mampu lebih cepat beberapa menit yakni jadi 2 jam 7 menit 12 detik.


1. Bawa Perubahan Positif

Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung, Banten menjadi salah tujuan kejuaraan bergengsi Rhino Cross Triathlon.

Perubahan dan perbedaan track diakui oleh Deny menjadi salah satu alasannya ia bisa mendapat waktu lebih baik. Lintasan tahun ini dirasa nyaman dan jadi keuntungan tersendiri bagi dirinya.

"Kalau tahun lalu track banyak gelombang dan teknikal jadi lama. Kalau sekarang track lebih mulus, tapi tanjakannya lebih banyak dari tahun lalu. Lebih enak tahun ini, nggak banyak teknikal belok-belok yang bikin sakit pinggang," kata Deny ditemui usai balapan.

Perjuangan Deny dalam menjadi tiga besar kembali nyatanya tidaklah mudah. Ia mengaku mengalami kesulitan dalam KM 20 ketika masuk rintangan seperti hutan kelapa sawit hingga bukit yang tanjakannya cukup tinggi. Terlebih Deny juga sempat kesasar.

Baca Juga

"Di perkampungan nggak ada kendala, para warga ngerti. Yang sulit di KM 20 itu mulai masuk kelapa sawit dan lewat bukit yang tanjakannya tinggi-tinggi. Itu tanjakannya kurang lebih ada 3 kilometer."

"Tadi sempat nyasar di KM 38, karena petunjuknya kurang jelas. Terus marshallnya nggak lihat ada peserta, jadi dia telat ngomong. Akhirnya balik arah," tambahnya.

Hasil yang diraih oleh Deny ini tak membuat dirinya cepat puas. Ia justru akan kembali berlatih lebih keras lagi demi mengikuti Porprov Banten pada November mendatang.

Penulis: Dimas Ramadhan.

Terus Ikuti Berita Olahraga dan Sepak Bola Hanya di INDOSPORT.

Triathlon

Berita Terkini