All England merupakan event bulutangkis tertua di dunia dengan predikat turnamen Superseries Premier. Badminton World Federation (BWF), memiliki lima turnamen di level Superseries Premier.
Selain All England, ada Korea Open, Indonesia Open, Denmark Open, dan China Open.
Tahun ini Indonesia mengirimkan cukup banyak pemain ke All England. Beberapa di antaranya harus melewati babak kualifikasi untuk lolos ke babak utama.
Mereka memulai perjuangan Rabu (06/03) di babak pertama. Hasilnya, cukup banyak wakil Merah-Putih yang berhasil melewati babak ini.
Di tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro yang jadi unggulan keempat, mendapat perlawanan ketat dari Vladimir Ivanov, untuk memenangi pertandingan dengan 20-22 21-17 21-11.
Selanjutnya Sony akan bertemu Jan O Jorgensen dari Denmark.
Sementara Tommy Sugiarto yang pekan kemarin berhasil menembus final German Open, juga lolos ke babak kedua, dengan menumbangkan Gao Huan dari China, 21-14 21-13.
Dua tunggal Indonesia yang langsung tersingkir di babak pertama adalah Taufik Hidayat dan Dionysius Hayom Rumbaka.
Di tunggal putri, dari empat wakil Indonesia, hanya dua yang berhasil lolos ke babak kedua, yakni Lindaweni Fenetri dan Beleatrix Manuputi.
Linda membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan ketiga asal Cina, Wang Yihan, dua game langsung, 21-12 21-19. Porntip Buranaprasertsuk akan jadi lawan Linda selanjutnya.
Sementara Beleatrix yang memulai All England dari babak kualifikasi, menang mudah atas wakil Jepang, Minatsu Mitani, 21-14 21-8. Di babak kedua, Beleatrix bertemu lawan berat, Saina Nehwal dari India.
Dua pemain yang sudah rontok di babak ini adalah Adriyanti Firdasari dan Aprilia Yuswandari.
Ganda Putra/Putri
Ganda putra juga hanya meloloskan dua wakil ke babak kedua, yakni Ricky Karanda Suwardi/Muhammad Ulinnuha dan Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan.
Ricky/Ulinnuha lolos dengan menang WO, menyusul mundurnya ganda China Cai Yun/Fu Haifeng. Mereka akan betemu Mohd Zakri Abdul Latif/Mohd Fairuzizuan Mohd Tazari dari Malaysia.
Ahsan/Hendra harus menjalani pertandingan berat melawan pasangan China, Chai Biao/Zhang Nan, untuk melangkah ke babak kedua. Mereka menang 18-21 22-20 21-14.
Di babak kedua, mereka akan bertemu lawan yang relatif lebih mudah, Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin dari Taiwan.
Ganda putri meraih hasil lebih baik di babak ini. Dari lima pasangan yang turun di babak utama, tiga di antaranya melaju ke babak kedua.
Pasangan baru pelatnas, Anggia Shitta Awanda/Greysia Polii, berhasil melewati hadangan Artima Serithammarak/Munkitamorn Peeraya, dengan 22-24 21-11 21-18.
Ini merupakan turnamen kedua Anggia/Greysia, setelah pekan lalu turun di German Open.
Pasangan lain yang lolos adalah Anneke Feinya Agustin/Nitya Krishinda Maheswari dan Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta.
Ganda Campuran
Harapan besar untuk meraih gelar juara di All England memang datang dari ganda campuran. Sebagai langkah pertama, lima dari enam wakil di nomor ini, berhasil lolos ke babak kedua.
Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir yang datang sebagai juara bertahan, memikul beban sebagai harapan terbesar Indonesia untuk bisa meraih gelar.
Turun sebagai unggulan kedua, Tontowi/Lilyana berhasil melewati babak pertama dengan mengalahkan Michael Fuchs/Birgit Michels, 21-10 21-15.
Selanjutnya, mereka akan bertemu ganda Korea Selatan, Kim Ki-Jung/Jung Kyung-Eun.
Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati yang pekan lalu lolos ke semifinal German Open, juga meraih kemenangan straight game atas Tarun Kona/Ashwini Ponnappa, 21-18 21-10.
Di babak kedua, Fran/Shendy harus menghadapi unggulan ketiga asal Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying.
Sementara itu, tiga ganda lainnya harus berjuang keras untuk melewati babak pertama. Muhammad Rijal/Debby Susanto mengalahkan Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo, 13-21 21-17 21-14.
Markis Kido/Pia Zebadiah harus bermain satu jam enam menit, untuk mengalahkan unggulan empat asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, dengan 12-21 21-19 23-21.
Praveen Jordan/Vita Marissa yang lolos dari babak kualifikasi, juga menang rubber game atas Chen Hing Ling/Pai Hsiao Ma, 21-15 16-21 21-11.
Salah satu ganda terbaik China dan dunia, Zhang Nan/Zhao Yunlei, menanti Praveen/Vita di babak kedua.