Sempat Kesulitan

China Puji Indonesia

Kamis, 23 Mei 2013 18:41 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

China sempat keteteran untuk melewati perempatfinal Piala Sudirman 2013, Kamis (23/05/23). Squad Li Yongbo memastikan langkah ke semifinal usai menuntaskan partai terakhir.

"Selamat buat Indonesia karena mengirim pemain muda. Bulutangkis Indonesia ada kemajuan, sangat luar biasa, di luar perkiraan. Salut, banyak pemain muda Indonesia yang tidak mudah dihadapi," puji Li Yongbo.

Wajah Indonesia berbeda, tidak seperti saat kalah 0-5 dari China di penyisihan, Selasa (21/05/13). Di perempatfinal, China tertinggal dua kali oleh kesuksesan ganda campuran dan ganda putera Indonesia.

Selalu berhasil menyamakan kedudukan lewat tunggal putera dan puteri, China menghentikan Indonesia berkat ganda puteri teratas dunia Wang Xiaoli/Yu Yang usai bekuk Liliyana Natsir/Nitya Krishinda.

Belajar dari kekalahan memalukan di penyisihan grup, Indonesia merombak total susunan pemain. Posisi Tommy Sugiarto yang tidak berubah, tetap jadi andalan di tunggal putera.

“Sebelum menentukan pemain, saya berharap Indonesia tidak menurunkan line up yang tadi diturunkan. Ternyata yang tadi diturunkan, mereka sangat merepotkan. Saya lega kami bisa menang,” jelas Li.

Selain memuji kebangkitan bulutangkis Indonesia, Li mengomentari kekalahan Cai Yun/Fu Haifeng dari Rian Agung Saputro/Angga Pratama di ganda putera. Li juga mengkritik kepemimpinan wasit.

Kegagalan Pertama

Sejak Piala Sudirman bergulir tahun 1989, baru edisi 2013 Indonesia gagal menembus semifinal turnamen bulutangkis beregu campuran dunia.

Dari 12 edisi sebelumnya, Indonesia sekali menjadi juara saat berlangsung di Jakarta dan enam kali menjadi runner up. Sisanya dalam lima kesempatan, kiprah Indonesia selalu berakhir di semifinal.