Taufik Hidayat harus mengangkat koper lebih awal dari Indonesia Terbuka 2013 saat gagal menang dari Sai Praneeth B. Melawan petenis berusia 22 tahun asal India, Taufik tidak berdaya.
Taufik menang 21-15 pada game pertama, namun juara Olimpiade Athena 2004 menyerah dalam dua game terakhir dengan skor 12-21 dan 17-21 di nomor tunggal putera.
Nasib buruk Taufik membuyarkan rencana Lee Chong Wei yang menyajikan pertandingan mati-matian untuk Taufik. Padahal Lee sudah menyiapkan duel pamungkas untuk Taufik sebagai kado perpisahan.
Seandainya menang atas Sai Praneeth, dia pasti bertemu Lee Chong Wei. Nasi sudah jadi bubur, Taufik menutup karier dengan kekalahan menyakitkan.
Dari ganda, Indonesia menambah wakil di putaran selanjutnya dengan kehadiran Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Pasangan putera Indonesia menang atas Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa.
Berjuang habis-habisan pada game pembuka, Ahsan/Hendra kalah dengan skor 20-22. Ahsan/Hendra memperpanjang napas dengan merebut skor 21-18 dan memenangi game kedua.
Pada game penentuan, Ahsan/Hendra sukses menjaga ritme permainan hingga memenangi game pamungkas, 21-18. Ahsan/Hendra butuh waktu lebih dari sejam untuk menyingkirkan wakil asal Jepang.
Sebelum Ahsan/Hendra, Indonesia merebut tiket ganda putera di babak kedua lewat Ricky Karanda Suwardi/Muhammad Ulinuha, Alvent Yulianto Chandra/Markis Kido dan Andrei Adistia/Gideon Markus Fernaldi.