Tommy Sugiarto melaju mulus ke babak III Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 di Guangzhou, China. Pebulutangkis berusia 26 tahun itu menghentikan perlawanan Jen Hao Hsu 21-9 21-7, Rabu (07/08/13).
Kemenangan Tommy itu sekaligus membalaskan dendam Simon Santoso yang terhenti langkahnya pada babak pertama oleh Hsu.
“Pada game kedua, saya bermain lebih agresif dan menyerang, karena kondisi angin di lapangan juga mendukung untuk bermain menyerang,” kata Tommy yang termuat di laman PBSI.
“Kekalahan Simon kemarin saya jadikan motivasi, saya ingin membuktikan kalau sektor tunggal putra Indonesia masih bisa melaju,” sambung pebulutangkis Pelatnas Cipayung jebolan klub Pelita Bakrie.
Di lain pihak, Kepala Pelatih Tunggal Putra PBSI Joko Suprianto menilai tipe permainan Hsu lebih cocok dengan karakter Tommy, daripada Simon.
“Kalau bertemu pemain yang tidak punya senjata mematikan, Tommy relatif lebih mudah mengatasi, tidak gentar,” sebut Joko.
“Kebalikannya dengan Simon, dia kalau bertemu pemain yang ulet, jadi agak goyah,” tambah Joko lagi yang juga mendampingi Tommy.
Kemenangan di TianHe Indoor Gymnasium menjadikan rekor pertemuan Tommy versus Hsu menjadi 3-0. Gelar juara Singapore Open 2013 membuat kepercayaan diri Tommy melejit.
“Pada prinsipnya, Tommy hari ini bisa menjalankan strategi dan arahan dari pelatih. Kelihatan sekali dia confidence-nya tinggi, dari persiapan, pemanasan, percaya dirinya sudah kelihatan,” papar Joko.
“Pada permainan tadi, saya instruksikan dia untuk bermain sabar dan perkuat pertahanan, dan selalu manfaatkan kesempatan untuk menyerang, serta banyak mencuri poin dari bola-bola atas,” kata dia lagi.
Selain Tommy, Dionysius Hayom Rumbaka juga akan bertanding Rabu ini melawan Lee Chong Wei dari Malaysia. Di nomor ganda putra dan ganda putri juga akan melangsungkan pertandingan hari ini.