Tontowi Ahmad ingat benar impian sang ayahanda tercinta yang menginginkan dia meraih berbagai gelar kampiun bergengsi bulutangkis.
Setelah meraih kampiun All England 2012 dan 2013, Tontowi bersama Liliyana Natsir merengkuh medali juara Juara Dunia Bulutangkis 2013 di Guangzhou, China, Minggu (11/08/13).
"Sejak saya kecil ayah bercita-cita agar saya bisa menjadi juara dunia," kata Tontowi seusai acara penyambutan tim Kejuaraan Dunia 2013, di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (12/08/13) malam.
Impian sang ayah tercapai setelah Tontowi/ Liliyana menaklikkan pasangan tuan rumah, Xu Chen/Ma Jin 21-13 16-21 22-20 di final Kejuaraan Dunia 2013.
"Saya langsung telepon ayah. Dia kasih selamat dan berpesan agar saya jangan sombong," ujar atlet asal Banyumas itu seperti termuat di laman Antaranews.
Tontowi berharap prestasi lebih baik mampi dia gapai bersama Liliyana, setelah meraih gelar juara bergengsi itu. "Mudah-mudahan bisa pertahankan gelar dan terus berprestasi," lanjut dia.
Ayah Owi, sapaan Tontowi, bernama M. Husni Muzaitun. Beliau mengaku sangat menginginkan sang putra meraih prestasi terbaik di dunia internasional.
"Saya mengajarinya bermain bulutangkis, tapi susah sekali memintanya untuk mengayunkan raket. Tapi saya tidak menyerah dan tetap sabar," kata Husni di kediaman dia di Desa Selandaka, Banyumas, akhir Mei lalu.
Siapa sangka buah kerja keras Husni menggembleng Owi berhasil dengan baik. Berbagai gelar juara bergengsi bulutangkis telah Owi raih, termasuk yang teranyar: Juara Dunia 2013.