BWF World Junior Championship 2013

Bayu Beri Yang Terbaik

Jumat, 18 Oktober 2013 20:58 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

BWF World Junior Championship 2013 akan berlangsung di Bangkok, Thailand, 29 Oktober-03 November 2013. Indonesia pun sudah mempersiapkan sejumlah squad untuk event bergengsi tersebut.

Salah satu andalan di tunggal putra adalah pebulutangkis dari Medan, Muhammad Bayu Pangisthu. “Menurut saya, kekuatan lawan sama rata,” kata dia, Jumat (18/10/13).

“Saya sudah persiapkan mental dan diri sebaik mungkin, tidak mau meremehkan lawan,” tegas Bayu kala berjumpa dengan kepada INDOSPORT di pelatnas bulutangkis di Cipayung, Jakarta.

Bayu merupakan satu-satunya wakil dari Sumatera Utara yang mendapat kepercayaan Pengurus Besar PBSI untuk bertarung dalam Kejuaraan Dunia 2013.

Remaja kelahiran 24 Februari 1996 itu telah mengikuti berbagai turnamen nasional maupun internasional. Dia telah meraih banyak penghargaan hingga usia 17 tahun ini.

Bayu tercatat sebagai runner up tunggal putra Maldives International Challenge 2013. Di tingkat lokal, Bayu merupakan langganan juara dalam Sirkuit Nasional Djarum.

Pada 2012, dia berhasil menyabet dua gelar juara Djarum Sirkuit Nasional di Bali dan Jawa Timur. Dua trofi itu masing-masing dia raih untuk nomor tunggal taruna putra.

Tertarik Sejak Kelas 3 SD

Bayu adalah putra pasangan Edi Ruspandi dan Yulida Sriwahyuni. Dia mulai menekuni bulutangkis sejak Juni  2005 dan serius berlatih setelah bergabung PB Indocafe Medan.

Bayu tertarik terhadap bulutangkis sejak kelas 3 SD. Dia pun menekuni kegiatan ekstrakurikuler bulutangkis di sekolahnya karena memang minatnya yang tinggi terhadap olahraga tepok bulu angsa.

Ayah Bayu, karyawan sebuah perusahaan BUMN di Medan, menginginkan putraya mengikuti jejak sebagai pesepakbola. Namun sang ayah menyadari Bayu telah jatuh hati terhadap bulutangkis.

Mulai Bersinar Sejak 2009

Bayu terus tekun berlatih. Kerja kerasnya terbayar saat dia memenangi Tetra Pak Open Milk Cup di Jakarta pada 2009. Saat itu, dia berperingkat tiga tunggal putra. Bayu juga menjuarai ganda putra, dengan berpasangan dengan M. Taufik H.

Kemampuan bulutangkis Bayu sebenarnya telah pada 2007. Berlaga di kategori anak-anak, Bayu meraih predikat kampiun di nomor ganda putra dalam turnamen Tetra Pak di Medan. 

Setahun kemudian Bayu kembali menyabet gelar jawara untuk nomor ganda putra pemula di ajang Djarum Sirkuit Nasional di Batam.

Prestasi gemilang lelaki yang kini berpostur 183 sentimeter itu adalah saat merebut gelar kampiun tunggul putra pemula, dalam Kejuaraan Daerah Bulutangkis Sumatera Utara 2009.

Berkat rangkaian prestasi itu Bayu menerima beasiswa bulutangkis dari PB Djarum pada 2009 setelah lolos dari berbagai seleksi. Bayu pun sukses masuk ke klub bulutangkis impiannya, PB Djarum Kudus.