Trikus Harjanto punya target tertentu di ajang Kejuaraan Djarum Sirkuit Nasional Yogyakarta Open 2013, 28 Oktober-2 November ini. Ex pebulutangkis profesional itu rela turun gunung dari masa pensiun.
"Iseng-iseng aja. Pengen lihat hasil latihan para junior saya sampai sejauh mana," ujar Trikus di laman Sirnas, Senin, 28 Oktober 2013.
Trikus menilai teknik permainan para pebulutangkis junior Indonesia sudah cukup. Namun, Trikus yang spesialis pebulutangkis ganda itu menilai fisik para junior perlu mendapat gemblengan lagi.
"Mereka sudah ada perlawanan, tapi biasanya gak tahan kalo rubber (game). Masa’ kalah sama saya yang udah umur 40-an," tutur Trikus setengah berkelakar.
Menurut pria bernama asli Tri Kusharjanto tersebut, mental merupakan faktor penting untuk membentuk pebulutangkis calon juara.
"Percuma kalau latihan udah 100% tapi pas tanding mentalnya cuman 30%. Rata-rata gitu, belum apa-apa udah jiper duluan. Mestinya siapa pun lawan, mereka harus yakin sama kemampuan mereka," tegas dia.
Dalam setiap pertandingan Trikus tak hanya terfokus pada teknik. Dia ia kerap menguji mental para pemain muda lawannya.
Di Djarum Sirnas Yogyakarta Open 2013, Trikus akan turun bertanding di nomor ganda campuran, berpasangan dengan Nadya Melati.
Selain duet Trikus/Nadya, pasangan ganda putri Vita Marissa/Variella Aprilsasi juga akan meramaikan Yogya Open 2013. Mereka adalah beberapa pebulutangkis senior penguji para junior.