Korean Junior Badminton Championship '13

Dua Unggulan Indonesia

Selasa, 12 November 2013 19:34 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Dua pebulutangkis junior Indonesia menempati unggulan pertama dan kedua tunggal putri Korean Junior Badminton Championship 2013 di Jeonju, Korsel, 12-17 November nanti.

Kedua atlet itu adalah anggota PB Djarum Kudus. Ketika Antara meminta konfirmasi Ketua PB Djarum Kudus, Yoppy Rosimin, Selasa (12/11/13), dua atlet itu bertanding di kelompok usia 17 tahun.

Menurut Yoppy, Ghaida Nurul Ghaniyu dan Deshandha Vegarani Putri masing-masing menempati unggulan pertama dan kedua untuk kelompok usia 17 tahun.

Kedua pemain itu mendapat bye pada babak pertama. Pada fase kedua, Ghaniyu akan menghadapi pemenang antara Kim Geu Rin dan Lee Seo Hyun, dua pebulutangkis Korsel.

Setali tiga uang, Deshanda juga akan meladeni pemenang pertarungan dua pebulutangkis Negeri Ginseng, Kim Joo Eun kontra Gang Min Che, di babak kedua.

Di lain nomor, ganda putra Andika Tamadiansyah/Yahya Adi Kumara berhak atas posisi sebagai unggulan keempat dan mereka mendapatkan bye pada fase perdana.

Baru pada babak kedua Andika/Yahya akan bertanding melawan pasangan Korsel, Moon Joon Sub/Im Su Min. Duet pebulutangkis tuan rumah itu juga mendapat bye dan langsung menuju babak kedua.

Di ganda putri, Islami Marsheilla Gischa/Putri Rahmadhani Hastiyanti baru berlaga pada fase kedua dan menghadapi pemenang dua pasangan Korsel, Kim Geu Rin/Lee Jung Hyun versus Gwon Da Young/Noh Shin Yong.

Sementara duet Indonesia, Rofahadah Supriadi Putri/Michelle Crystine Bandasso, langsung akan berlaga di babak pertama, menghadapi pasangan Korsel, Park Yeon Soo/Choi Yoon Jung.

Jika menang, Rofahadah/Michelle bakal meladeni pemenang antara unggulan keempat Kim Hye Jeong/Bang Ji Sun melawan rekan senegara Baek Seung Hee/Kim Song.

Di ganda campuran, dua pasangan Djarum Kudus, Kumara Yahya Adi/Putri Rahmadhani Hastiyanti dan Andika Ramadiansyah/Islami Marsheilla Gischa tak mendapatkan fasilitas unggulan turnamen.

Pada kelompok usia 15 tahun tunggal putra, Djarum Kudus hanya menurunkan satu pemain, Rinov Rivaldy. Dia langsung bertemu pemain Korsel, Cha Jong Keun, di babak pertama.

Kalau mampu melewati hadangan Jong Keun, Rinov akan akan kembali bertemu pemain Negeri Ginseng, Lee Joong Kuen, yang mendapat bye di babak pertama.

Di nomor tunggal putri, Putri Ayu Desiderianti menempati unggulan ketiga. Setelah bye pada babak pertama, Putri akan menghadapi Song Hyun Joo yang juga langsung melaju pada fase kedua.

Rekan Putri, Serena Kani, malah langsung bertarung pada babak pertama. Dia harus mengatasi perlawanan pebulutangkis Korsel, Lee Yoo Mi.

Di nomor ganda putri, Serena Kami berpasangan dengan Venia Arianti Sukoco, menempati unggulan pertama dan baru akan berlaga pada babak kedua.

Yoppy Rosimin menyatakan, partisipasi para pemain PB Djarum Kudus di Jeonju untuk mencari pengalaman, setelah Kudus menjadi tuan rumah Kejuaraan Bulutangkis Asia U-15 dan 17 tahun beberapa waktu lalu.

"Kami berharap mereka bisa merasakan persaingan yang ketat di Korea karena negara tersebut terkenal dengan karakter pemain yang keras dan disiplin," tegas Yoppy.