Ricky Subagja tentang Program 2014

Atlet Pelatnas Harus Elite

Kamis, 14 November 2013 15:04 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Bulutangkis hampir kehilangan pamor. Indonesia sudah jarang mendominasi kejuaraan dan tidak selalu juara tiap kali mengikuti turnamen internasional, terutama pada Thomas dan Uber Cup.  

Berangkat dari kegeraman, mantan pebulutangkis Indonesia era 90-an yang pernah merasakan gelar juara Thomas Cup, Ricky Soebagdja, menyampaikan gagasannya selaku Kasubid Pelatnas.

Berpadu dengan Rexy Mainaky, mantan pasangannya yang kini menjabat Kabid Binpres PBSI, Ricky mengatakan bahwa TC (Training Camp) dalam pelatnas harus memperketat seleksi atletnya.

“TC harus angker agar orang tidak dapat menganggap enteng atlet yang  masuk pelatnas. Butuh seleksi ketat dan perjuangan bagi seorang atlet untuk masuk ke pelatnas,” ungkap Ricky Subagja.

“Atlet yang kami seleksi untuk masuk pelatnas nanti tidak hanya atlet potensial namun atlet elite yang mampu meraih gelar medali. Jadi tidak sembarang orang bisa masuk TC,” lanjut Ricky.

Pada 2014, PBSI menetapkan kuota 50 atlet yang akan mengikuti pelatnas untuk tampil di berbagai event, terutama pertandingan Asian Games, Thomas Cup, Uber Cup, dan World Champion.