Malaysia International Challenge 2013

Dua Tantangan Taiwan

Kamis, 14 November 2013 10:17 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Indonesia memastikan dua tempat tunggal putri junior di babak kedua Malaysia International Challenger 2013 di Kuching, Malaysia.

Rabu 13 November 2013, Hanna Ramadini memastikan tiket lolos setelah melibas atlet tepok bulung angsa tuan rumah, Sannatasah Saniru, 21-13, 20-22, 21-17.

Ruselli Hartawan kemudian menyusul langkah Hanna, dengan menyingkirkan pebulutangkis Vietnam, Nguyen Thi Mai Anh, 24-22, 21-9.

“Ruselli sempat kesulitan di awal game pertama karena –selain faktor angin, lawan juga bermain agresif dengan terus menyerang,” sebut Dimas Indra Prasetyo, Asisten Pelatih Tunggal Putri PBSI.

“Setelah mengetahui permainan lawan, Ruselli lebih menguasai permainan dan mengontrol balik lawan. Saat Ruselli sudah bisa bermain sabar, ia bisa mengatasi lawan,” sambung Dimas di laman PBSI.

“Sementara Hanna sudah tampil cukup baik. Lawannya merupakan pemain ulet, apalagi sebagai tuan rumah tentunya dia ingin bermain sebaik mungkin,” tutur Dimas lagi.

“Tetapi dengan taktik yang benar ditambah fighting spirit, Hanna bisa menang,” ujar dia lagi mengomentari pertandingan Hanna Ramadini.

Di babak kedua, Kamis (14/11) di Sarawak Indoor Stadium, Hanna dan Ruselli akan berhadapan dengan dua pebulutangkis Taiwan.

Hanna menantang pebulutangkis rangking 158 dunia, Pai Yu Po. Sementara Ruselli untuk kedua kali meladeni Lin Ying Chun. Pada duel pertama di event sama dua tahun lalu, Ruselli takluk 16-21, 17-21.

“Selanjutnya, Hanna dan Ruselli mesti punya fighting spirit, sabar dan bisa mengontrol emosi di lapangan,” ungkap Dimas memberi wejangan.

“Menghadapi pemain Taiwan, Hanna dan Ruselli harus waspada dengan reli-reli panjang dan serangan-serangan silang,” sambung Dimas memberi kiat.

Di sektor tunggal putra, Thomi Azizan Mahbub, Anthony Sinisuka Ginting, Rifan Fauzin Ivanudin, dan Senatria Agus Setia Putra, Rabu kemarin, menuntaskan tugas dengan baik dan mengamankan tiket babak ketiga.