SEA Games Myanmar 2013

Asa Ganda Campuran

Jumat, 6 Desember 2013 10:53 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Indonesia memercayakan sektor bulutangkis ganda campuran SEA Games Myanmar 2013 kepada Muhammad Rijal/Debby Susanto dan Riky Widianto/Richi Puspita Dili.

Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI Richard Mainaky, pun berharap anak asuhnya mampu memastikan medali emas dengan All Indonesian Final.

Sebuah kebanggaan tersendiri jika kedua pasangan itu mampu meneruskan tradisi emas yang telah Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir retas pada SEA Games Indonesia 2011.

" Lawan-lawan berbahaya dari Thailand dan Malaysia akan absen di SEA Games (2013) karena mengikuti BWF Super Series Finals," sebut Richard memberi alasan di laman PBSI, Kamis (05/12/13).

Jadwal penyelenggaraan SEAG 2013 memang berbarengan dengan BWF Super Series Finals 2013. Itu membuat kerugian bagi Indonesia yang tak bisa menampilkan pebulutangkis terbaik.

Namun, itu juga menguntungkan tim Merah Putih karena hal serupa juga menimpa rival-rival berat di Naypyidaw, Myanmar.

Selain Owi/Butet, arena bulutangkis SEAG juga kehilangan penampilan ganda campuran rangking VI dunia dair Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam.

Selain itu, Malaysia harus merelakan ganda campuran berposisi kedelapan dunia, Chan Peng Soon/Liu Ying Goh, absen di arena SEAG 2013. Mereka wajib hadir di BWF Super Series Finals 2013.

Di lain pihak, Richard menganggap Rijal/Debby masih bisa andal mendulang emas. Di SEAG pertama pasangan itu dua tahun lalu di Jakarta, Rijal/Debby sanggup meraih perunggu.

"Kalau melihat kelas dan pengalaman mereka, seharusnya Rijal/Debby bisa meraih medali emas,” tegas Richard lagi.

“Sementara buat Riky/Richi, walau baru pertama ikut SEA Games, tapi saya yakin mereka juga bisa memberikan yang terbaik,” tambah dia.

Tim bulutangkis Indonesia akan bertolak ke Myanmar besok, Sabtu 7 Desember  2013. Mereka akan bertarung di Wunna Theikdi Indoor Stadium, Naypyidaw, 10-14 Desember mendatang.