Panggil 72 Pebulutangkis

PBSI Pantau 10 Atlet

Rabu, 1 Januari 2014 22:15 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah memanggil 72 pebulutangkis muka lama dan baru, untuk bersaing di Pelatnas Cipayung.

Jumlah itu menyusut sebelas pemain ketimbang jumlah pemain Pelatnas Cipayung pada 2013. Menurut Kabid Pembinaan dan Prestasi, Rexy Mainaky, PBSI akan memantau ketat performa 10 pebulutangkis.

“Kurang lebih ada 10 pemain dari kategori prestasi dan potensi yang kami pantau dalam masa enam bulan, mulai dari Januari 2014 sampai selesai Piala Thomas dan Piala Uber 2014,” papar Rexy di laman PBSI, Rabu (01/01/14).

Pernyataan Rexy itu memberikan pertanda awal, bahwa jumlah pemain pelatnas bisa kembali menyusut menjadi 62 atlet.

“Ada pemain yang dipantau jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Kami masih memiliki keyakinan beberapa pemain masih bisa (bertahan),” tutur Rexy lagi.

“Kami bukan cuma memanggil 10 pemain ini begitu saja, tapi mereka diberi target. Kalau mereka memenuhi target, ya tetap stay. Tetapi jika tidak memenuhi target, otomatis sudah ada keputusannya,” tambah dia.

Pebulutangkis tunggal putra, Simon Santoso, mendapat peringatan keras dari PBSI. Simon belakangan menurun drastis prestasinya. Dia mendapat kesempatan berlaga dalam dua turnamen.

Simon akan turun gelanggang pada awal 2014 di Korea Open Super Series dan Malaysia Open Super Series Premier. Semifinal jadi target minimal Simon. Jika gagal, pemain asal Tegal itu harus angkat koper dari Cipayung.

 “Kami akan pantau penampilan Simon di Korea dan Malaysia Open 2014. Pada saat pertemuan dengan pelatih, kami sudah menentukan target Simon itu sampai semifinal. Kalau dia tidak mencapai target itu, ya I'm sorry,” pungkas Rexy.