Kejuaraan Tahunan Tingkat SD-SMP

PBSI Gelar MILO SC 2014

Rabu, 29 Januari 2014 15:47 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

PBSI berusaha memenuhi janji untuk melakukan pembinaan atlet usia dini. Meski bulutangkis belum menjadi kurikulum, pengurus terus akan menggelar kompetisi tingkat sekolah dasar dan menengah.

Kembali menggandeng perusahaan makanan dan minuman energi Nestlé, PBSI akan melanjutkan MILO School Competition (MSC). Dinas Pendidikan juga sudah menyiapkan program “Ayo Olahraga”.

Mengadopsi modul Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), program “Ayo Olahraga” akan memberikan kepelatihan teknik dasar bulutangkis untuk hampir  4.000 murid SD kelas 1-3 dan guru olahraga SD.

Dalam 12 kali penyelenggaraan sejak 2002, lebih dari 28.500 orang murid SD dan SMP berkompetisi. Ada 25 kota di 16 provinsi telah membantu menyiapkan generasi penerus bulutangkis Indonesia.

Untuk edisi 2014, empat kota akan menyelenggarakan kejuaraan tingkat SD dan SMP. Cirebon, Yogyakarta, Surabaya dan Palembang akan menjadi tuan rumah pada 03 Februari-26 April 2014.

Dalam jumpa pers di Jakarta, Duta MILO School Competition, Taufik Hidayat dan Tommy Sugiarto, hadir bersama juara 2011 dan 2012, Jonatan Christie, dan juara 2012, Anthony Sinisuka Ginting.

Presiden Direktur PT Nestlé Indonesia, Arshad Chaudhry mengatakan, “Merupakan penghargaan bagi MILO School Competition karena dapat masuk dalam kalender kegiatan PBSI.”

“Kami senang karena kompetisi ini naik ke level lebih tinggi sebagai sebuah kejuaraan bulutangkis di Indonesia,” lanjut Arshad yang berharap sebanyak 2.600 murid akan jadi peserta MILO SC 2014.

Taufik Hidayat pun menyambut senang kejuaraan tingkat sekolah kini menjadi kalender resmi PBSI. “MILO School Competition adalah satu-satunya kompetisi bulutangkis antarsekolah di Indonesia.”