Suasana DBL Arena, Surabaya, riuh sorak penonton menyaksikan pertarungan sengit ganda putri Indonesia, Suci Rizki/Tiara Rosalia melawan pasangan Jepang, Ayane Kurihara/Naru Shinoya.
Pasangan Suci /Tiara yang bergabung dengan tim Mutiara Cardinal Bandung mampu meraih kemanangan atas tim pasangan asal Jepang ini. Pertarungan alot berjalan selama 80 menit.
Akhirnya pasangan ganda putri Indonesia ini menang dengan rubber set, 21-23, 21-15, dan 28-26.
Pertarungan seru juga tak hanya tersaji di partai tersebut saja. Berikutnya, pasangan ganda putri senior Indonesia, Vitta Marissa/Rosyita Eka Putri melawan MiyukiMaeda/Reika Kakiiwa.
Vita/Rosyita yang tergabung dengan Djarum kudus Indonesia harus mengakui keunggulan pasangan Miyuki/Reika yang tergabung di tim Renesas Japan. Mereka takluk 22-20, 20-22, dan 21-18.
Pada dua pertandingan tersebut, Djarum Mutiara Cardinal Bandung, maupun Djarum Kudus harus mengakui kehebatan tim-tim asal Negeri Sakura. Masing-masing takluk 3-2.
Menanggapi kekalahan ini, Manajer Djarum Kudus, Fung Permadi, menilai pemainnya masih mudah goyah saat menerima tekanan.
“Para pemain kami banyak yang baru pertama kali main di kejuaraan beregu. Di beregu pressure-nya lebih berat, apalagi usia mereka masih muda,” kata Fung Permadi.
“Dalam menghadapi pressure, masih gampang goyang, keberanian belum keluar, maka pukulan tidak akurat, semangat juga kurang,” tambah Fung.