Melawan SCG Thailand, tim asal Surabaya meraih kemenangan kedua secara beruntun setelah melewati pertandingan dramatis yang berakhir dengan skor 3-2.
Asisten pelatih Hi-Qua, Destian Nanda, mengatakan bahwa sejauh ini timnya sudah berjalan memenuhi target.
“Kemenangan kemarin membuat mental anak-anak lebih kuat dan mereka bisa meraih hasil bagus lagi hari ini karena kita hanya mengandalkan modal kepercayaan diri dan kekompakan tim,” kata ia.
Febryan Irvanaldy menjadi penentu kemenangan Hi-Qua setelah menghentikan laju Peranut Boontan dua set langsung, 21-10 dan 21-11 di partai terakhir.
Hi-Qua sempat tertinggal,setelah tunggal putra Arief Gifar Rhamadhan dan Fauzi Adnan gagal meraih poin.Namun,lewat dua pasangan gandanya tim kota pahlawan bisa menambal defisit angka.
Selvanus Geh/Ade Yusuf menang 21-10, 21-19 atas Dechapol Pauvaranukroh dan Kittinupong Ketlen. Sementara pasangan Supak/Uakoolwarawat harus mengakui keunggulan Ronal/Riyo 21-6, 21-16.
Dengan dua kemenangan beruntun, Hi-Qua bertengger di puncak klasemen sementara Grup A, menepikan lawan mereka selanjutnya, Jaya Raya Jakarta yang baru bermain sekali.
“Melawan Jaya Raya memang berat,tapi kita tak boleh kalah sebelum bertanding. Kemungkinan kita akan menurunkan formasi yang sama dengan hari ini,” tutup Destian.