Dari seluruh pertandingan yang digelar sebagin besar merupakan babak kualifikasi dari nomor tunggal putra/putri pemula.
Kualifikasi nomor taruna pun juga berlangsung seperti ganda campuran taruna, taruna remaja putra/putri, ganda putri pemula, tunggal putra remaja, ganda putra remaja, serta tunggal putra/putri taruna.
Panitia Sirnas Makassar, Atman Amir, mengatakan, babak kualifikasi berjalan lebih awal untuk menjaring peserta terbaik yang memang berhak berlaga di babak utama yang tingkat persaingannya jauh lebih ketat.
"Para pebulutangkis yang lolos akan masuk ke babak utama dan berhadapan dengan pebulutangkis unggulan. Untuk babak kualifikasi juga masih akan digelar pada hari kedua meskipun porsinya lebih sedikit," jelas ia.
Pada babak kualifikasi tunggal remaja putra, Ricky Christianto dari Micky Ambon sukses melaju ke babak ketiga setelah mengalahkan Muhammad Imran dengan skor 21-14, 18-21, dan 21-14.
Begitupun dengan Arya Hendar (Barokah DKI) juga sukses melaju setelah menang atas Muhammad Ardi (Wisata Bone) dengan 21-6, 21-7.
Pada tunggal remaja putri, Syarifah Kherunnisa (Fila Watch Makassar) berhasil melaju ke babak tiga setelah mengalahkan Andi Adinda Resky (Pelatkab Palopo) dengan dua set langsung 21-11 dan 21-14.
Sementara Risty Juanita (PBSI Konawe Utara) yang pada laga perdana mengalahkan wakil Avanti Makassar, sukses mempecundangi wakil PBSI Soppeng Arsidarni dengan 21-5, 19-21, 21-9.
Sulsel sebagai tuan rumah hanya menargetkan mencapai babak perempat final kategori taruna. Untuk mencapai target di kategori taruna, pihaknya tetap mengandalkan pebulutangkis asal Kabupaten Parepare yakni Wisnu.
Pengalaman dan penampilan maksimal di ajang Sirnas lalu diharapkan menjadi modal dalam meraih hasil terbaik.
Tuan rumah memiliki pebulutangkis taruna yang cukup menjanjikan yakni Randy Prakoso. Namun atlet PON 2012 itu pada Sirnas perdana ini akan turun di kategori dewasa yang jauh lebih ketat.
"Kami mengakui peluang di kategori dewasa akan lebih sulit mengingat kualitas lawan yang dihadapi. Kami berharap Randy bisa menjaga mental meski harus berhadapan dengan mantan atlet pelatnas," ujar Atman.