Piala Thomas-Uber 2014

PBSI Berharap Cetak Sejarah

Jumat, 28 Maret 2014 21:38 WIB
Editor: Yusuf Abdillah
 Copyright:

Sudah terlalu lama Indonesia tidak menjadi juara dalam perhelatan Piala Thomas dan Uber. Hal itu pula yang dirasakan oleh Ketua Umum PBSI, Gita Wiryawan.

"Sudah lama kita tidak menjadi juara, tim Uber terakhir menjadi juara tahun 1996 sedangkan tim Thomas terakhir tahun 2002. Jadi saatnya kini kita mencetak sejarah kembali," ucap Gita.

"Saya sudah ucapkan Thomas dan Uber Cup merupakan cerminan kita. Jadi kita akan mati-matian untuk itu semua," tambah dia.

Gita menyatakan tetap yakin dengan pemain serta tim pelatih saat ini. "Kita sudah tentu ada program untuk itu semua. Dan untuk masalah pemberian pola latihan saya yakin dan percaya pada semua jajaran pelatih. Dan pemain kita juga saya yakin akan berusaha demi nama bangsa."

Gita Wirjawan berharap tim Piala Thomas dan Uber yang akan bertanding di India dapat mencetak sejarah baru dengan merebut kedua piala tersebut.

"Saya yakin dengan kerja sama semua dan masyarakat, mudah-mudahan bisa mencetak sejarah baru," ujar Gita.

Keberangkatan tim Piala Thomas dan Uber akan dikelapai oleh Sekjen PB PBSI Anton Subowo, dengan manajer tim Thomas Christian Hadinata dan tim Uber Imelda Wigoena.