Bermain di partai pamungkas yang berlangsung di Stadion Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Malaysia, Rian/Rosyita tak kuasa menghentikan laju unggulan pertama Huang Kaixiang/Chen Qingchen dengan kekalahan 12-21 dan 17-21.
“Kami kecewa karena ini adalah WJC terakhir buat kami. Kami juga belum bisa meraih gelar juara dunia junior seperti senior kami di tahun 2011 dan 2012,” kata Rosyita usai mengalami kekalahan.
Di game pertama, Rian/Rosyita sering melakukan kesalahan tidak perlu. Di pertengahan permainan, Rian/Rosyita sempat mengimbangi perlawanan Huang/Chen. Usai skor 12-12, Rian/Rosyita membuang banyak poin karena kesalahan sendiri.
Rian/Rosyita sempat unggul hingga 7-2 pada game kedua. Huang/Chen terus menggempur pertahanan Rian/Rosyita mengandalkan smash keras Huang ke arah Rosyita. Usai berbalik unggul 15-14, Huang/Chen tak terkejar hingga menjadi pemenang.
“Permainan kami tidak keluar. Kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan tampil lebih baik, Chen permainan depannya bagus, Huang punya smash kencang yang sulit dikembalikan,” ujar Rosyita.
Indonesia tinggal menaruh harapan pada Rosyita Eka Putri Sari/Apriani Rahayu. Ganda putri sedang bertanding melawan Chen Qingchen/Jia Yi Fan asal China saat berita ini dipublikasikan.